Langkah-langkah di malam hari.
Namun, ketika malam tiba, kota ini tampak berbeda: lembut, magis, dan puitis. Sebuah simfoni magis cahaya, suara, dan kisah-kisah tak terhitung yang berbisik di jantung kota.
Sorotan paling gemilang dalam musik malam itu adalah jalanan yang tak pernah tidur. Jalanan Nguyen Hue yang diterangi lampu-lampu secemerlang festival yang meriah. Di sana, terdengar nyanyian penuh semangat para seniman jalanan, tepuk tangan meriah anak-anak muda yang penuh semangat, dan pasangan-pasangan yang bergandengan tangan dengan tenang dan berjalan perlahan, sesekali berhenti di dekat lampu, mengabadikan momen-momen manis cinta. Dan selama malam-malam festival besar, tempat ini seakan terbakar dengan lautan manusia yang membaur dalam cahaya, musik , dan kebanggaan yang membuncah di hati setiap anak Vietnam.
Di jalan-jalan Barat seperti Bui Vien, Pham Ngu Lao, De Tham..., melodi liar, spontan, dan liberal lainnya bergema. Musik kencang dari bar, tawa teman-teman dari berbagai penjuru, lampu neon yang terang benderang menciptakan suasana meriah bagai pesta yang tak kunjung usai. Malam di sini adalah rangkaian suara yang tak henti-hentinya, momen ketika orang-orang melupakan jarak, bahasa, dan hanya harmoni jiwa yang membara dengan kehidupan yang tersisa.
Namun, Kota Ho Chi Minh di malam hari tak hanya tentang lampu-lampu terang dan suara-suara penuh gairah. Di balik itu semua, terselip nada-nada rendah nan lembut bagi mereka yang mencari ketenangan. Ada gang-gang tua dengan lampu-lampu kuning kusam dari tenda-tenda tua. Ada pedagang kaki lima yang menjual mi, mi instan, dan ketan ayam untuk orang-orang yang pulang larut malam. Tangisan yang menggema di tengah malam bagaikan lagu cinta yang tenang dan sederhana, namun sarat akan kasih sayang manusia.
Kota Ho Chi Minh di malam hari dapat membuat seseorang terpukau dengan hiruk pikuknya, tetapi juga dapat membuat orang merasa sedih karena momen-momennya yang lembut dan manusiawi. Kota ini merupakan perpaduan halus antara yang lama dan yang baru, antara tawa riang dan keheningan pribadi. Saigon di malam hari tak pernah tidur, bukan hanya karena lampu tak pernah padam, mobil tak pernah berhenti, tetapi karena kota ini masih bercerita dalam diam melalui cahaya, suara, langkah kaki yang gelisah melanjutkan mimpi kota.
Kota Ho Chi Minh, dengan beragam cita rasa yang sulit diungkapkan, membuat orang betah berlama-lama setiap kali meninggalkannya dan selalu berharap untuk kembali suatu hari nanti. Sebab, setiap kali Anda menginjakkan kaki di sini, babak baru dalam lagu cinta tak berujung berjudul Kota Ho Chi Minh - Saigon pun terbuka.
Bangga dengan Vietnam.
Jam sibuk.
Seniman jalanan di jalan setapak Nguyen Hue.
Kekuatan masa muda.
Di pasar Ben Thanh.
Keheningan di bawah lampu kuning.
Saksikan kembang api untuk merayakan 50 tahun.
Laodong.vn
Sumber: https://laodong.vn/du-lich/kham-pha/ban-tinh-ca-khong-ngu-1556371.html
Komentar (0)