Dengan mempertemukan hampir 100 merek, termasuk lebih dari 30 merek K-Beauty, Beauty Summit 2025 dianggap sebagai salah satu acara terbesar di industri kecantikan tahun ini. Program ini menciptakan ruang untuk menghubungkan bisnis, pakar, dokter, dan pelanggan, sekaligus mempromosikan kegiatan kerja sama perdagangan internasional.
Bapak Than Minh Hoang, CEO Hoang Tu Holding, sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, menyampaikan: “Acara ini tidak hanya sebatas pameran, tetapi juga membuka peluang kerja sama internasional, membantu merek-merek asing menemukan mitra di Vietnam, sekaligus memperkenalkan merek-merek Vietnam ke dunia . Ini juga merupakan langkah penting ketika VCCI secara resmi mendampingi komunikasi dengan Beauty Summit 2025.”

Pada hari pertama, pameran menarik lebih dari 6.000 pengunjung, termasuk para ahli, pelaku bisnis, dan konsumen. Puncak acara tahun ini adalah berbagai kegiatan: Forum Ekonomi dan Budaya Vietnam - Korea untuk membahas strategi kerja sama, standarisasi layanan, dan perluasan ekspor di bidang estetika, spa, dan perawatan kecantikan; konferensi ilmiah dermatologi tingkat CME yang diketuai oleh Rumah Sakit Dermatologi Kota Ho Chi Minh, yang diselenggarakan bersamaan dengan Beauty Summit 2025.
Selain itu, pada Konferensi Pemasaran dan Pameran Teknologi & Produk, merek peralatan kosmetik dan estetika menghadirkan tren dan teknologi terkini industri kecantikan kepada pelanggan dan pecinta kecantikan.

Berbicara pada upacara pembukaan, Bapak Hoang Quang Phong, Wakil Presiden VCCI, sangat mengapresiasi upaya panitia penyelenggara dalam membangun rangkaian kegiatan yang beragam, yang menyatukan dan mengapresiasi kreativitas industri kecantikan. Beliau menekankan bahwa ini bukan hanya acara promosi dagang, tetapi juga kesempatan untuk berbagi tren baru dan teknologi canggih, yang berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri dan gaya hidup sehat.
Salah satu poin penting dalam forum tersebut adalah pengenalan ISO 17024, standar internasional untuk kompetensi personal di bidang spa, klinik, dan perawatan kecantikan. Penerapan standar ini menunjukkan bahwa industri kecantikan Vietnam bertujuan untuk membangun rantai nilai ekonomi yang lengkap, mulai dari pelatihan sumber daya manusia, transfer teknologi, hingga ekspor layanan dan produk.

Beauty Summit 2025 berlangsung dengan banyak kegiatan jaringan bisnis, seminar, dan demonstrasi teknologi, yang diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis bagi komunitas kecantikan domestik dan internasional.
Sumber: https://nhandan.vn/khai-mac-beauty-summit-2025-su-kien-lon-cua-nganh-cong-nghiep-lam-dep-post904890.html
Komentar (0)