Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Ada 4 spesies jerapah, bukan 1.

Jerapah - hewan darat tertinggi dan simbol ikonik Afrika - telah diklasifikasikan ulang oleh para ilmuwan menjadi empat spesies terpisah, setelah bertahun-tahun dianggap sebagai spesies tunggal.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ22/08/2025

Hươu cao cổ  - Ảnh 1.

Ada 4 spesies jerapah Afrika, bukan 1 - Foto: AFP

Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) mengumumkan awal minggu ini bahwa jerapah Afrika dibagi menjadi empat spesies: jerapah utara (Giraffa camelopardalis), jerapah retikulasi, jerapah Masai (Giraffa tippelskirchi) dan jerapah selatan (Giraffa giraffa).

Selama beberapa dekade, para peneliti hanya mengandalkan pola kulit untuk mengklasifikasikan kelompok, tetapi studi baru yang menggunakan data genetik dari lebih dari 2.000 sampel yang dikumpulkan selama 20 tahun terakhir, bersama dengan analisis struktur tengkorak, telah mengonfirmasi perbedaan yang jelas antara kelompok-kelompok tersebut.

Mengidentifikasi keempat spesies jerapah sangat penting untuk konservasi, karena masing-masing memiliki populasi, ancaman, dan kebutuhan perlindungan yang berbeda, dan menggabungkan mereka bersama-sama akan mendistorsi gambaran sebenarnya, menurut seorang ahli IUCN di Namibia.

Dana Konservasi Jerapah (GCF) menyatakan jerapah utara kini menjadi spesies yang paling terancam punah, dengan hanya sekitar 7.000 ekor yang tersisa di alam liar, tersebar di Republik Demokratik Kongo, Sudan Selatan, dan Republik Afrika Tengah. Jerapah-jerapah ini menghadapi perburuan liar dan kurangnya perawatan yang memadai.

Sementara itu, jerapah Masai berjumlah 44.000 individu, yang sebagian besar hidup di Kenya dan Tanzania. Kelompok ini terancam punah akibat hilangnya habitat akibat perluasan lahan penggembalaan.

Kelompok jerapah retikulasi berjumlah sekitar 21.000, sedangkan spesies selatan merupakan yang paling banyak jumlahnya, yakni sekitar 69.000.

GCF percaya bahwa karena jerapah bukan suatu spesies, maka diperlukan tindakan konservasi terpisah untuk setiap spesies.

Para pakar internasional menganggap pengklasifikasian ulang ini sebagai langkah ke arah yang benar, yang membuka jalan bagi strategi konservasi yang lebih efektif untuk melindungi salah satu hewan ikonik Afrika dari risiko penurunan.

Kembali ke topik
VNA

Sumber: https://tuoitre.vn/co-toi-4-loai-huou-cao-co-chu-khong-phai-1-20250822134854186.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk