
Dalam kerangka program tersebut, IPPG secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) Vietnam.
Dengan acara ini, IPPG menjadi salah satu dari dua perusahaan pertama di Vietnam yang menjalin kemitraan resmi dengan UN Women, yang menegaskan peran perintisnya dalam mempromosikan kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan praktik pembangunan berkelanjutan di sektor swasta.
Berpartisipasi dalam diskusi tersebut, Ibu Le Hong Thuy Tien, Direktur Jenderal IPPG, mengatakan: “Kami percaya bahwa di era digital, AI bukan hanya sebuah alat, tetapi juga platform strategis penting yang akan membentuk cara kita berpikir, beroperasi, dan menciptakan nilai di masa depan. Di IPPG, kami tidak hanya memandang AI sebagai faktor transformasional, tetapi juga sebuah langkah maju yang tak terelakkan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menerapkan AI secara bertanggung jawab guna menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan bisnis.”

Ibu Thuy Tien juga menekankan pentingnya keamanan informasi dalam proses transformasi digital: “AI hanya benar-benar efektif jika dipadukan dengan solusi keamanan yang komprehensif. IPPG telah secara proaktif membangun sistem keamanan sejak awal, dengan tiga lapisan perlindungan inti: manajemen data dan AI yang bertanggung jawab, infrastruktur keamanan berlapis, dan pengembangan budaya keamanan informasi di seluruh perusahaan.”
Perjanjian kerja sama strategis antara IPPG dan UN Women diharapkan dapat mendorong model bisnis yang berpusat pada manusia, di mana peran perempuan dipromosikan.
Selain upacara penandatanganan, lokakarya "AI dan Keamanan Informasi di Era Digital" juga menghadirkan banyak konten mendalam tentang tren teknologi, penerapan AI (kecerdasan buatan) dalam manajemen bisnis, solusi keamanan untuk membantu bisnis memastikan keamanan informasi...
Sumber: https://www.sggp.org.vn/ceo-ippg-ky-ket-hop-tac-chien-luoc-voi-un-women-post805838.html
Komentar (0)