Bagian tubuh yang akan berubah positif ketika orang memelihara kebiasaan lompat tali antara lain:
Kaki dan pergelangan kaki
Lompat tali secara teratur meningkatkan fleksibilitas dan refleks kaki dan pergelangan kaki. Gerakan melompat yang berulang-ulang ini mengaktifkan betis, paha, dan bokong, sehingga meningkatkan kekuatan dan kecepatan melompat. Selain itu, sendi pergelangan kaki dan lutut harus beradaptasi dengan kontak yang konstan dengan tanah, sehingga meningkatkan daya tahan dan mengurangi risiko cedera, menurut situs web kesehatan Livestrong (AS).
Lompat tali secara teratur membantu memperkuat sendi, bahu, dan lengan.
FOTO: AI
Otot inti
Lompat tali tidak hanya melatih kaki, tetapi juga melatih otot perut, otot perut miring, dan otot punggung bawah. Otot-otot inti inilah yang membantu tubuh menjaga keseimbangan, postur, dan koordinasi gerakan selama lompatan. Stabilitas otot inti akan membantu praktisi mengontrol ritme lompatan dengan lebih baik, mengurangi kelelahan, dan meningkatkan efektivitas latihan.
Bahu dan lengan
Hanya sedikit orang yang menganggap lompat tali sebagai cara yang baik untuk merangsang kelompok otot di tubuh bagian atas. Padahal, bahu, lengan, dan pergelangan tangan terus-menerus bekerja untuk mengendalikan tali. Mempertahankan ritme rotasi tali yang stabil membantu meningkatkan daya tahan otot di area bahu dan lengan, sekaligus meningkatkan refleks dan koordinasi motorik. Itulah sebabnya petinju selalu memprioritaskan lompat tali untuk melatih refleks dan daya tahan lengan serta bahu.
Tulang dan sendi
Lompat tali adalah latihan menahan beban, artinya latihan ini menggunakan berat badan Anda untuk merangsang pertumbuhan tulang dan sendi. Penelitian menunjukkan bahwa lompat tali meningkatkan kepadatan tulang, terutama di kaki dan tulang belakang, sehingga mencegah osteoporosis dan cedera yang terjadi seiring bertambahnya usia.
Kardiovaskular
Lompat tali adalah latihan kardio intensitas tinggi yang membantu meningkatkan detak jantung dan melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), hanya 15 menit lompat tali sehari, 5 kali seminggu setara dengan kardio intensitas sedang, yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular, menurut Livestrong .
Sumber: https://thanhnien.vn/5-bo-phan-co-the-thay-doi-tich-cuc-neu-nhay-day-deu-dan-185250830134455386.htm
Komentar (0)