1. Ambil foto di tempat wisata terkenal
Tiang bendera Lung Cu membangkitkan kebanggaan nasional dalam diri setiap orang Vietnam (Sumber foto: Dikumpulkan)
Berdiri tegak di puncak Gunung Naga, Tiang Bendera Lung Cu tak hanya menjadi simbol suci yang menandai titik paling utara Vietnam, tetapi juga destinasi menarik bagi mereka yang gemar menjelajahi dan mengagumi keindahan alam. Dari ketinggian lebih dari 1.400 m di atas permukaan laut, tempat ini membentang bentang alam yang luas, di mana dataran tinggi batu Dong Van tampak dengan keindahan alamnya, dengan deretan pegunungan yang menjulang hingga cakrawala.
Di tengah tebing-tebing terjal, lembah-lembah hijau yang rimbun tampak bak lukisan cat air, berpadu dengan jalanan berliku yang lembut dan desa-desa pedesaan etnis minoritas. Di kejauhan, Sungai Nho Que mengalir melintasi tebing-tebing curam, berkilauan di bawah sinar matahari bagai sehelai sutra perak yang lembut, menciptakan pemandangan yang megah dan puitis.
Perjalanan menuju tiang bendera Lung Cu tak hanya menghadirkan pengalaman tak terlupakan, tetapi juga membantu pengunjung merasakan kebanggaan nasional yang mendalam saat berdiri di depan landmark perbatasan yang sakral ini. Destinasi ini tentu saja tak boleh dilewatkan saat mengunjungi dataran tinggi berbatu Ha Giang .
2. Pergi ke pasar Lung Cu
Kunjungi pasar Mong di kaki tiang bendera Lung Cu (Sumber foto: Dikumpulkan)
Berwisata ke Tiang Bendera Lung Cu tidak hanya memberikan kesempatan untuk mengagumi keindahan megah titik paling utara Vietnam, tetapi juga memungkinkan pengunjung untuk merasakan pasar dataran tinggi yang unik setiap Jumat. Pasar ini merupakan tempat perdagangan yang ramai bagi suku Lo Lo dan Mong, dengan kios-kios yang menjual rempah-rempah berharga, kain brokat warna-warni, dan sulaman tangan yang indah. Selain itu, pasar ini juga menarik pengunjung dengan beragam hidangan khas seperti lontong bakar, lontong ubi, lontong goreng, dan pangsit – meskipun familiar, semuanya memiliki cita rasa khas dataran tinggi yang lengket dan harum. Dengan harga mulai dari 2.000 hingga 10.000 VND, pengunjung dapat dengan bebas menjelajahi kuliner lokal tanpa khawatir akan biaya.
3. Berpartisipasi dalam festival dan pernikahan orang Lo Lo
Saat berwisata ke Lung Cu, Anda bisa mengikuti upacara pemujaan leluhur masyarakat Lo Lo (Sumber foto: Dihimpun)
Masyarakat Lo Lo memiliki banyak festival tradisional yang unik seperti pemujaan leluhur, perayaan padi baru, dan pemujaan dewa hutan, yang mencerminkan kehidupan keagamaan masyarakat yang kaya.
Di antara semuanya, upacara pemujaan leluhur merupakan acara terpenting, yang diselenggarakan secara khidmat pada tanggal 25 bulan 7 Imlek setiap tahun. Pada kesempatan ini, para dukun diundang untuk melakukan ritual sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada leluhur mereka. Masyarakat mengenakan kostum brokat warna-warni, berpartisipasi dalam kegiatan olahraga dan seni tradisional dengan tarian dan lagu yang sarat akan identitas nasional. Keramahan dan keramahan masyarakat Lo Lo membantu wisatawan berpartisipasi dalam festival dengan mudah, berfoto dengan nyaman, mengabadikan momen-momen berkesan selama perjalanan menuju tiang bendera Lung Cu, dan menjelajahi budaya unik di sini.
4. Jelajahi rumah-rumah dari tanah padat
Pemandangan damai pegunungan dan hutan Utara (Sumber foto: Dikumpulkan)
Rumah-rumah tanah padat masyarakat Lo Lo di Lung Cu tidak hanya memiliki arsitektur yang unik, tetapi juga mencerminkan kehidupan budaya masyarakat setempat. Dengan penggunaan batu yang khas di seluruh area—mulai dari halaman beraspal, pagar, hingga kaki pilar rumah—arsitektur ini membantu menjaga ruangan tetap sejuk di musim panas dan hangat di musim dingin. Kini, ketika berkunjung ke tiang bendera Lung Cu, pengunjung dapat memilih untuk menginap di homestay di desa Lo Lo Chai, yang masih mempertahankan gaya tradisionalnya. Ini adalah kesempatan untuk menikmati ritme kehidupan yang santai di tengah alam yang megah dan menjelajahi keunikan budaya dataran tinggi Ha Giang.
5. Nikmati hidangan khas Lung Cu
Thang Co - Hidangan unik dari pegunungan dan hutan Utara (Sumber foto: Dikumpulkan)
Selain panorama alamnya yang memukau, wisata tiang bendera Lung Cu juga menawarkan wisata kuliner unik dengan sajian khas dataran tinggi seperti kacang raja, men men, dan kue batu.
Kacang royal adalah hidangan sederhana yang terbuat dari susu kedelai kental manis, dimasak dengan sayuran segar. Saat menikmatinya, Anda akan merasakan rasa kacang yang ringan dan dingin, berpadu dengan aroma sayuran. Hidangan ini sederhana dan bergizi, sangat cocok untuk menyegarkan lidah setelah perjalanan penemuan.
Men men adalah hidangan tradisional masyarakat Mong yang terbuat dari tepung jagung kukus. Untuk menikmati cita rasanya sepenuhnya, pengunjung sering menyantapnya dengan kuah kaldu, menciptakan perpaduan harmonis antara rasa manis jagung dan rasa kuah kaldu yang kaya. Hidangan ini tak hanya unik, tetapi juga mencerminkan kehidupan masyarakat setempat yang terkait erat dengan jagung.
Terakhir, Banh Da – sejenis kue ketan yang dapat diolah dengan berbagai cara: diiris, digoreng, dimasak dalam sup, atau dihidangkan dalam hot pot. Kue ini memiliki tekstur kenyal yang khas, dan saat disantap, memberikan sensasi lezat yang tak terlupakan. Untuk menikmati hidangan istimewa ini, pengunjung dapat mengunjungi restoran lokal (disarankan untuk memesan tempat terlebih dahulu), pedagang kaki lima, atau pasar akhir pekan.
Perjalanan menjelajahi tiang bendera Lung Cu bukan hanya perjalanan menaklukkan batas tanah air, tetapi juga kesempatan untuk merasakan keindahan alam dan kebanggaan nasional secara mendalam. Berdiri di puncak tiang bendera, memandang jauh ke kejauhan, Anda akan sepenuhnya melihat keagungan pegunungan dan hutan Ha Giang serta kesederhanaan desa-desa di dataran tinggi. Jika Anda menyukai perjalanan yang bermakna, perjalanan ke tiang bendera Lung Cu pasti akan meninggalkan kenangan tak terlupakan. Rencanakan perjalanan Anda hari ini untuk sepenuhnya menikmati perjalanan ke tanah suci ini!
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/trai-nghiem-du-lich-cot-co-lung-cu-v16790.aspx
Komentar (0)