1. Marakesh
Marrakech – kota merah yang terkenal dengan gang-gang berliku dan pasar tradisional yang semarak (Sumber foto: Collected)
Daftar destinasi musim panas di Maroko tak akan lengkap tanpa Marrakesh – Kota Merah, yang terkenal dengan lorong-lorong berliku, pasar-pasar yang semarak, dan arsitektur Moor yang mengesankan. Musim panas di Marrakesh memang panas, tetapi ideal untuk kegiatan budaya dan bersantai di resor riad tradisional.
Di Alun-alun Jemaa el-Fnaa – jantung kota – Anda akan terhanyut dalam suasana ramai dengan para penampil jalanan, kios-kios makanan lezat, dan kerajinan tangan khas. Jangan lupa kunjungi Jardin Majorelle yang hijau untuk menghindari terik matahari, atau kunjungi Istana Bahia yang megah dengan ukiran-ukirannya yang rumit. Jika Anda menyukai spa dan perawatan relaksasi, cobalah hammam – pemandian khas Maroko – untuk menyegarkan tubuh dan pikiran Anda di tengah teriknya cuaca musim panas.
2. Essaouira
Essaouira – kota pesisir yang damai di pesisir Atlantik (Sumber foto: Dikumpulkan)
Salah satu destinasi musim panas terbaik di Maroko bagi mereka yang ingin menikmati udara laut adalah Essaouira – kota pesisir yang tenang di Samudra Atlantik. Berbeda dengan terik matahari Marrakesh atau Casablanca, Essaouira menawarkan suasana sejuk berkat angin laut yang bertiup sepanjang musim panas.
Essaouira adalah Situs Warisan Dunia UNESCO berkat perpaduan arsitektur Arab dan Eropanya, dengan bangunan-bangunan bercat putih dan benteng-benteng bercat biru yang mengelilingi Madinah. Essaouira juga merupakan tempat ideal untuk berjalan-jalan, bersepeda, atau berfoto artistik dalam suasana romantis.
Selain menikmati udara laut, Anda dapat berselancar angin atau berkayak di air biru jernih, atau menjelajahi kafe, galeri, dan bengkel kerajinan yang tersembunyi di gang-gang kecil di sepanjang pantai.
3. Fes
Fes adalah salah satu kota tertua dan paling suci di Maroko (Sumber foto: Dikumpulkan)
Fez, salah satu kota tertua dan paling suci di Maroko, merupakan destinasi musim panas Maroko yang kaya akan sejarah dan agama. Dengan kota tua Fez el-Bali yang terpelihara utuh selama berabad-abad, pengunjung berkesempatan untuk memasuki dunia abad pertengahan di mana waktu seolah berhenti.
Daya tarik utama Fes adalah souk (pasar tradisional) yang dipenuhi rempah-rempah, karpet, keramik, dan barang-barang kulit buatan tangan. Di sini, Anda juga dapat menyaksikan proses penyamakan kulit tradisional di Chouara Tannery – sebuah pengalaman yang tak terlupakan.
Musim panas adalah saat Fes lebih sepi dibandingkan musim semi atau musim gugur, jadi ini adalah kesempatan yang baik untuk menikmati keindahan kuno dan misterius tempat ini dengan tenang dan damai. Riad dirancang sebagai oasis sejuk di jantung kota, menjadikannya tempat ideal untuk beristirahat setelah seharian menjelajah.
4. Chefchaouen
Chefchaouen, juga dikenal sebagai "kota biru" - adalah permata tersembunyi di Pegunungan Rif (Sumber foto: Dikumpulkan)
Chefchaouen, juga dikenal sebagai "kota biru", adalah permata tersembunyi di Pegunungan Rif. Musim panas di Chefchaouen tidak terlalu panas berkat ketinggian dan medan pegunungannya. Kota ini terkenal dengan jalan-jalannya yang berliku dan dicat biru dari dinding hingga tangga, menciptakan suasana puitis dan magis yang akan memikat siapa pun.
Chefchaouen tak hanya memikat mata, tetapi juga tempat yang tepat untuk bersantai dan bermeditasi. Anda dapat menjelajahi Medina dengan santai, mengunjungi air terjun Ras El Maa, atau menikmati kuliner lokal di tengah suasana pegunungan yang damai. Kota ini juga terkenal dengan toko-toko yang menjual kerajinan tangan unik seperti sabun zaitun, karpet wol, dan tas kulit buatan tangan pengrajin lokal.
5. Gurun Sahara
Gurun Sahara – simbol keagungan dan keliaran (Sumber foto: Dikumpulkan)
Salah satu destinasi wisata musim panas di Maroko yang menawarkan pengalaman tak tertandingi adalah Gurun Sahara – simbol kemegahan dan alam liar. Meskipun musim panas di sini cukup panas, dengan persiapan yang matang, Anda tetap dapat menikmati perjalanan magis di antara bukit pasir keemasan yang tak berujung.
Destinasi paling populer dalam safari Sahara adalah wilayah Merzouga, tempat Anda dapat menunggang unta melewati bukit pasir lembut sembari menikmati matahari terbenam, atau berkemah semalaman di tenda tradisional Berber di bawah bintang-bintang.
Selain tur unta, Anda juga bisa mengikuti tur jip di atas pasir, sandboarding, atau menikmati pertunjukan musik tradisional Gnawa di dekat api unggun. Ini pasti akan menjadi salah satu kenangan tak terlupakan dari perjalanan musim panas Anda ke Maroko.
Setiap destinasi musim panas di Maroko memiliki warna dan semangatnya sendiri yang unik, mulai dari gemerlapnya Marrakesh, semilir angin laut Essaouira, keindahan kuno Fez, keindahan Chefchaouen yang memukau, hingga kemegahan Gurun Sahara. Jika Anda mencari musim panas yang tak tertandingi, penuh inspirasi dan pengalaman budaya yang mendalam, Maroko adalah pilihan yang tepat. Rencanakan hari ini untuk menjelajahi negeri-negeri ajaib Afrika Utara dan kenang kembali kisah-kisah indah dalam perjalanan hidup Anda.
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/dia-diem-du-lich-mua-he-ma-roc-v17705.aspx
Komentar (0)