Tuan Victor Petrov, Sekretaris Jenderal Yayasan Perdamaian Rusia, mantan anggota Komite Solidaritas Asia-Afrika dan Komite Soviet untuk Mendukung Vietnam di bawah Partai Komunis Uni Soviet, memberikan wawancara kepada pers pada kesempatan peringatan 80 tahun Hari Nasional Vietnam. |
"Keberhasilan Vietnam dimulai di Lapangan Ba Dinh, ketika negara ini memilih jalan yang tepat. Kini, tak seorang pun dapat menyangkal pencapaian besar di bidang ekonomi, budaya, diplomasi , sains, pendidikan, kesehatan, dan hampir di seluruh bidang kehidupan yang telah dicapai Vietnam dalam 80 tahun kemerdekaan, terutama setelah reunifikasi negara ini," ujar Victor Petrov, Sekretaris Jenderal Yayasan Perdamaian Rusia, mantan anggota Komite Solidaritas Asia-Afrika dan Komite Soviet untuk Mendukung Vietnam di bawah Partai Komunis Uni Soviet, kepada pers dalam rangka peringatan 80 tahun Hari Nasional Vietnam (2 September 1945 - 2 September 2025).
Tuan Petrov telah berhubungan dengan Vietnam selama lebih dari 40 tahun, dari tahun-tahun tersulit perang untuk kemerdekaan nasional hingga saat negara itu memasuki masa damai, stabilitas, dan pembangunan yang kuat seperti saat ini.
Tuan Petrov menyampaikan rasa hormatnya yang mendalam kepada Presiden Ho Chi Minh , yang disebutnya sebagai pemimpin jenius dan sahabat baik rakyat Soviet.
Menurutnya, di Uni Soviet-lah Presiden Ho Chi Minh memutuskan untuk memilih jalan pembebasan nasional bagi revolusi Vietnam. Ia mengatakan bahwa Presiden Ho Chi Minh memilih waktu yang tepat untuk melancarkan revolusi dan mendeklarasikan kemerdekaan Vietnam pada 2 September 1945 di Lapangan Ba Dinh.
Sebagai anggota Komite Soviet untuk Vietnam, Bapak Petrov berkesempatan bekerja sama dan bertemu dengan banyak pemimpin Partai Komunis Vietnam. Beliau bercerita bahwa beliau telah beberapa kali menyambut Ibu Nguyen Thi Binh dan jenderal perempuan Nguyen Thi Dinh di rumah pribadinya.
Menurutnya, ketulusan hati para pemimpin revolusioner, semangat pantang menyerah dalam menghadapi segala kesulitan, serta semangat persatuan nasionallah yang menjawab pertanyaan mengapa Vietnam tidak pernah kalah perang. Patut dicatat, kekuatan-kekuatan tersebut terus digalakkan oleh Partai Komunis Vietnam dan rakyat Vietnam di masa damai untuk mencapai prestasi yang membanggakan saat ini.
Bapak Petrov mengatakan bahwa beliau baru-baru ini membaca bahwa Ibu Nguyen Thi Binh dianugerahi gelar Pahlawan Buruh oleh Sekretaris Jenderal To Lam pada kesempatan peringatan 80 tahun berdirinya Dinas Diplomatik dan Hari Nasional pada tanggal 2 September. Beliau menyampaikan ucapan selamat dan mengungkapkan kekagumannya terhadap seorang perempuan Vietnam yang berbakat dan cerdas.
Merujuk pada faktor-faktor yang membantu Vietnam meraih kesuksesan, Bapak Petrov mengatakan bahwa kesuksesan dimulai dengan memilih jalan yang tepat. Saat ini, tak seorang pun dapat menyangkal pencapaian luar biasa yang telah diraih Vietnam di segala bidang sejak merdeka, terutama setelah negara tersebut bersatu kembali.
Beliau sangat mengapresiasi peran diplomasi rakyat dalam proses pembangunan Vietnam. Menurutnya, Vietnam telah secara aktif dan efektif memanfaatkan kekuatan diplomasi rakyat sebagai salah satu pilar untuk memastikan terciptanya lingkungan yang damai, bersahabat, dan kooperatif, serta mendukung pembangunan ekonomi dan perdagangan, menyebarkan kebijakan, dan mempromosikan citra negara kepada dunia.
Berbicara tentang prospek pembangunan Vietnam di era baru, Bapak Petrov mengenang kunjungan Sekretaris Jenderal To Lam ke Federasi Rusia Mei lalu. Dalam kunjungan ini, Bapak Petrov diundang untuk menghadiri pertemuan antara Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam dan para tokoh, intelektual, serta sahabat internasional.
Di sana, ia mendengar langsung tentang situasi di Vietnam, orientasi pembangunan, dan prospek kerja sama. Ia jelas merasa bahwa Vietnam sedang memasuki tahap baru pembangunan ekonomi, dengan rencana jangka panjang yang berfokus pada investasi dalam kebijakan luar negeri dan persahabatan, bukan sekadar persahabatan biasa, tetapi bergerak menuju kerja sama ekonomi yang nyata. Ia mengatakan bahwa hal ini menciptakan kepercayaan yang besar.
Bapak Petrov juga mengakui kepercayaan diri generasi muda Vietnam, inovasi dalam pemikiran manajemen, dan integrasi internasional yang mendalam. Menurutnya, Vietnam memiliki potensi besar dengan populasi muda, semangat kreatif, dan stabilitas politik yang kuat.
Posisi Vietnam semakin diperkuat, menjadi mitra penting dan sahabat tepercaya banyak negara. Atas dasar itu, ia menyatakan keyakinannya bahwa Vietnam akan melangkah lebih jauh di era baru dan menjadi salah satu kisah sukses khas abad ke-21.
Sumber: https://baoquocte.vn/tong-thu-ky-quy-hoa-binh-nga-thanh-cong-cua-viet-nam-bat-dau-tu-viec-lua-chon-con-duong-dung-dan-326174.html
Komentar (0)