
Pada lokakarya tersebut, para ahli memperkenalkan penerapan solusi otomatisasi, kecerdasan buatan, dan kembaran digital ke dalam praktik produksi untuk meningkatkan efisiensi operasional, menghemat biaya, dan mengoptimalkan proses dalam bisnis.
Ini termasuk: robot industri, pemeliharaan prediktif berbasis data, kembaran digital, dan sistem pendukung keputusan berbasis AI. Ini adalah elemen-elemen penting yang membantu membentuk ekosistem manufaktur yang cerdas, berkelanjutan, dan siap digital.
Menurut Bapak Alex Lo, CEO TechSource Systems dan Ascendas Systems, teknologi merupakan faktor pendorong pertumbuhan berkelanjutan di industri manufaktur. Konferensi ini tidak hanya membantu meningkatkan pengetahuan teknis tetapi juga menciptakan peluang bagi komunitas bisnis, insinyur, dan inovator teknologi di Vietnam untuk mengakses dan menguji teknologi yang mengubah permainan global.

Selain itu, konferensi ini juga memperkenalkan program dukungan startup dari MathWorks dan Ascendas Systems, yang memberikan kesempatan untuk mengakses MATLAB & Simulink dengan insentif berupa perangkat lunak, pelatihan, dan konsultasi teknis. Konferensi ini juga berbagi kisah sukses aplikasi MATLAB & Simulink secara global, serta potensi pengembangan dan penerapannya di Vietnam menuju inovasi.
Bapak Quach Anh Sen, Wakil Direktur SHTP-IC, mengatakan bahwa manufaktur pintar bukan hanya sebuah revolusi teknologi, tetapi juga strategi penting untuk meningkatkan daya saing, adaptabilitas, dan pembangunan berkelanjutan di era baru. Otomatisasi fleksibel, AI dalam kendali mutu, peramalan, dan operasi produksi, atau aplikasi IoT dan big data, membuka peluang terobosan bagi perusahaan besar maupun pabrik skala kecil dan menengah di Vietnam.
Di SHTP-IC, banyak perusahaan rintisan telah mengembangkan solusi teknologi inti yang dapat diterapkan langsung ke lini produksi. Agar solusi ini dapat diterapkan secara luas, diperlukan koneksi antara perusahaan manufaktur, perusahaan rintisan teknologi, peneliti, investor, dan agensi manajemen. SHTP-IC berkomitmen untuk terus menjadi jembatan yang andal, mendukung perusahaan teknologi dan perusahaan rintisan untuk mengakses pasar produksi, mencari, menguji, dan menerapkan solusi yang canggih dan efektif.

Menurut penyelenggara, lokakarya ini tidak hanya menyediakan pengetahuan dan perangkat praktis, tetapi juga membuka peluang kerja sama, pembelajaran, dan pengembangan bagi para pelaku bisnis, pakar, dan startup yang tertarik pada bidang manufaktur cerdas, industri modern dan berkelanjutan di era digital. Hal ini merupakan bukti nyata upaya untuk menghubungkan platform teknologi global dan ekosistem startup inovatif di Vietnam, guna mendorong proses transformasi digital di industri manufaktur.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/mengintegrasikan-ai-dan-robot-untuk-mengoptimalkan-produksi-post807073.html
Komentar (0)