Diselenggarakan setiap tahun oleh Asosiasi E-commerce Vietnam (VECOM) dan Jaringan Lembaga Pelatihan E-commerce (VecomNet), kompetisi "Mahasiswa Bisnis Digital" telah menciptakan gebrakan besar selama tiga musim. Pada tahun 2024, kompetisi ini menarik hampir 500 tim dengan 2.500 mahasiswa dari 80 universitas di seluruh negeri, dengan dukungan dari hampir 30 perusahaan terkemuka.
Pada tahun 2025, kompetisi akan berlanjut dengan tiga konten utama: Penjualan Online, Pemasaran Digital, dan Ide Bisnis Digital. Namun, yang menjadi sorotan khusus kompetisi tahun ini adalah integrasi kriteria e-commerce hijau dan model bisnis berkelanjutan ke dalam semua kompetisi.
Langkah ini bermula dari fakta yang mengkhawatirkan: pada tahun 2023, industri e-commerce Vietnam menggunakan lebih dari 330.000 ton kemasan, dengan 170.000 ton di antaranya berupa plastik dari berbagai jenis. Dengan tingkat pertumbuhan rata-rata lebih dari 25% per tahun, jumlah sampah plastik dari sektor ini diperkirakan akan meningkat tajam.
Menyadari hal tersebut, Panitia Penyelenggara telah bekerja sama dengan Program Kemitraan Aksi Plastik Nasional di Vietnam (NPAP), yang diketuai oleh UNDP Vietnam dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan , untuk mendorong kaum muda agar secara proaktif mencari solusi inovatif dalam mengatasi polusi plastik. Hal ini dianggap sebagai titik terang, ketika pesan hidup ramah lingkungan disebarkan secara luas di masyarakat melalui generasi muda intelektual.
Ibu Le Hoang Oanh, Direktur Departemen E-commerce dan Ekonomi Digital (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan), mengatakan bahwa startup digital bukan hanya tren, tetapi juga peluang bagi kaum muda untuk mewujudkan aspirasi dan ide mereka. Oleh karena itu, upacara peluncuran Kompetisi Bisnis Digital Mahasiswa 2025 bertema e-commerce hijau untuk mengurangi sampah plastik secara cepat merupakan tantangan nyata, sebuah ajakan bagi kaum muda untuk bergandengan tangan demi masa depan yang berkelanjutan.

Dengan orientasi membantu siswa mendekati kenyataan sedekat mungkin, kompetisi akan menciptakan banyak kesempatan bagi tim untuk dilatih dalam pengetahuan dan keterampilan bisnis "kehidupan nyata" dari para ahli terkemuka.
Berbagi pada acara tersebut, Bapak Nguyen Hong Quan - perwakilan merek Doppelherz menekankan bahwa ini adalah taman bermain praktis karena tidak hanya membantu siswa menyadari pengetahuan yang telah mereka pelajari tetapi juga membantu mereka lebih memahami pentingnya menghubungkan bisnis dengan nilai-nilai masyarakat, menuju pembangunan yang hijau dan berkelanjutan.
Bapak Do Dang Khang, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal, Perusahaan Asuransi Saigon- Hanoi (BSH), mengatakan bahwa dengan kontes ini, para pelaku bisnis tidak lagi mencari rencana yang "standar buku teks", melainkan menunggu keberanian, kreativitas, dan kemampuan untuk mengubah ide menjadi tindakan.
Sementara itu, perwakilan Pusat Informasi Jaringan Internet Vietnam (VNNIC), Ibu Nguyen Thi Phuong Linh, menyampaikan: "Dengan berpartisipasi dalam kontes ini, kami berharap dapat menyebarkan pesan tentang membangun merek digital Vietnam yang terkait dengan nama domain nasional .vn, dan menciptakan fondasi yang kokoh bagi perkembangan di dunia digital. VNNIC akan terus mendampingi agar ide-ide dari kontes ini dapat menjadi solusi praktis."
Kompetisi Mahasiswa Bisnis Digital 2025 resmi dibuka pendaftarannya pada 28 Agustus 2025. Tim dari seluruh Indonesia dapat mendaftar untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini melalui situs web resmi: https://dbc.vecomnet.vn.
Source: https://doanhnghiepvn.vn/chuyen-doi-so/kinh-te-so/thuong-mai-dien-tu-xanh-giam-nhanh-rac-thai-nhua/20250828083928868
Komentar (0)