Perdana Menteri Pham Minh Chinh bertemu dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva selama kunjungan kenegaraan Presiden Brasil ke Vietnam pada bulan Maret tahun ini - Foto: VGP
Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Amerika Latin dan ke-10 terbesar di dunia (2023), Brasil tidak hanya memiliki sumber daya alam yang kaya, tetapi juga merupakan salah satu negara terdepan di dunia dalam produksi pertanian dan ekspor mineral. Sebagai anggota pendiri BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan), Brasil memainkan peran yang semakin penting dalam perekonomian global dan regional.
Vietnam – Brasil: Hubungan dagang semakin berkembang
Menurut Kementerian Perindustrian dan Perdagangan , Brasil telah lama menjadi mitra dagang utama Vietnam di Amerika Latin. Sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1989, omzet perdagangan bilateral terus meningkat, mencapai banyak tonggak penting.
Pada tahun 2024, omzet perdagangan dua arah antara Vietnam dan Brasil akan mencapai rekor 7,97 miliar dolar AS, naik 12,2% dibandingkan tahun 2023. Dari jumlah tersebut, ekspor Vietnam akan mencapai 2,6 miliar dolar AS, naik 6,7%; impor dari Brasil akan mencapai 5,37 miliar dolar AS, naik 15%. Defisit perdagangan Vietnam akan mencapai lebih dari 2,77 miliar dolar AS, terutama pada bahan baku produksi seperti jagung, kedelai, kapas, dan pakan ternak.
Dalam 5 bulan pertama tahun 2025, omzet perdagangan dua arah mencapai 3,33 miliar dolar AS, turun tipis 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ekspor Vietnam mencapai 1,11 miliar dolar AS, turun 2,2%; impor mencapai 2,2 miliar dolar AS, turun 6,3%.
Ekspor utama Vietnam ke Brasil meliputi makanan laut, karet, tekstil, alas kaki, dan baja. Di sisi lain, impor utama Brasil meliputi kedelai, gandum, jagung, pakan ternak dan bahan baku, serta berbagai jenis kapas.
Makanan laut merupakan salah satu barang ekspor utama Vietnam ke Brasil.
Potensi kerjasama investasi dan perluasan pasar
Mengenai investasi, per Oktober 2024, Brasil memiliki 7 proyek investasi di Vietnam dengan total modal terdaftar sebesar 3,85 juta USD, terutama berfokus pada bidang industri pengolahan, grosir dan eceran, serta jasa sains dan teknologi.
Brasil kini menjadi anggota kunci Pasar Bersama Selatan (Mercosur), yang membuka peluang besar bagi Vietnam untuk menembus lebih dalam kawasan Amerika Latin. Di sisi lain, Vietnam adalah anggota ASEAN dan Perjanjian CPTPP, yang dapat menjadi jembatan untuk membantu Brasil mengakses pasar Asia-Pasifik yang luas.
Pada pertemuan bilateral baru-baru ini, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam Nguyen Hong Dien dan para pemimpin senior Brasil sepakat untuk meningkatkan kerja sama komprehensif di berbagai bidang potensial, mulai dari perdagangan dan investasi hingga energi dan transisi hijau.
Vietnam menyambut baik pengakuan Brasil atas status ekonomi pasar Vietnam dan komitmennya untuk membuka pasar bagi daging sapi Brasil. Sebagai imbalannya, Vietnam berharap Brasil akan segera membuka pasar bagi produk makanan laut seperti udang, ikan tra, dan ikan basa—produk ekspor utama Vietnam.
Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk mempromosikan kerja sama di bidang produksi etanol, bidang yang telah banyak dikuasai Brasil, sementara Vietnam memiliki permintaan tinggi dan sedang aktif beralih ke bahan bakar bersih. Dalam konteks Vietnam yang sedang mempromosikan transisi energi, potensi kerja sama bilateral di bidang energi terbarukan dan teknologi hijau sangatlah besar.
Sorotan penting adalah bahwa Brasil dan Vietnam bersama-sama mempromosikan peluncuran negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) antara Vietnam dan Mercosur, sebuah langkah strategis untuk memperluas kerja sama ekonomi bilateral dan multilateral.
Dari pihak Brasil, para pemimpin kementerian khusus menyatakan komitmen mereka untuk kerja sama yang lebih dalam dengan Vietnam di sektor energi, dan mengumumkan keputusan untuk membuka pasar Brasil bagi beberapa produk makanan laut Vietnam sesuai dengan standar internasional.
Anh Tho
Sumber: https://baochinhphu.vn/that-chat-quan-he-kinh-te-thuong-mai-viet-nam-brazil-102250704101124377.htm
Komentar (0)