Bertujuan untuk membekali komunitas bisnis dengan perangkat praktis, pemikiran terkini, dan strategi transformasi yang efektif, rangkaian seminar 2 hari dengan 4 sesi diskusi mendalam akan diselenggarakan pada 28 dan 29 Juni 2025 di Hanoi. Acara ini diselenggarakan oleh Institut Teknologi Asia di Vietnam (AIT Vietnam) dengan dukungan VietinBank .
Pembicara utama dalam lokakarya ini antara lain: Dr. Phung Van Dong, Direktur AIT Vietnam, pakar senior di bidang Inovasi dan Pemikiran Desain; Bapak David Galipeau, Direktur SDGx Near Future Lab; Assoc. Prof. Dr. Nguyen Dinh Tho, Wakil Direktur Institut Strategi dan Kebijakan Pertanian dan Lingkungan; Ibu Pham Tuyen, Direktur Bisnis di Perusahaan Saham Gabungan MISA .
ESG - dari konsep strategis hingga standar operasional
Rangkaian lokakarya dimulai dengan presentasi tentang peran ESG bagi bisnis dengan visi pembangunan yang cepat dan berkelanjutan. Kerangka hukum ini semakin menjadi kriteria evaluasi yang sangat penting bagi lembaga keuangan internasional, pasar ekspor, dan rantai pasokan global.
Lokakarya ini akan menjelaskan mengapa ESG diibaratkan sebagai "paspor hijau" yang membantu bisnis mengakses modal, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing. Para ahli juga akan memandu cara menyusun laporan ESG yang efektif, memilih kerangka kerja standar yang tepat (GRI, SASB, TCFD, dll.), dan membedakan secara jelas antara ESG – CSR – SDG sehingga bisnis dapat memahami dan menjalankannya dengan benar.
Transformasi digital adalah landasan peluncuran strategi ESG
Sesi kedua difokuskan pada transformasi digital, tidak hanya dalam hal digitalisasi operasi tetapi juga sebagai landasan untuk mengintegrasikan ESG ke dalam struktur perusahaan.
Tiga arah transformasi digital yang menonjol akan dibagikan: Otomatisasi Alur Kerja untuk mengurangi kesalahan dan menghemat sumber daya. Analisis data pelanggan untuk meningkatkan pengalaman dan menyesuaikan layanan. Platform digital yang mengintegrasikan keuangan hijau, terhubung dengan kredit ESG dan ekosistem investasi berkelanjutan.
Desain Berpikir dan inovasi, menciptakan terobosan dari sumber daya yang tersedia
Pada sesi ketiga, para ahli akan memperkenalkan Design Thinking - sebuah pendekatan inovatif yang membantu bisnis memahami masalah sebelum membangun solusi. Kegagalan umum dalam proses transformasi digital akan dianalisis untuk merumuskan prinsip inti: tidak ada solusi yang tepat tanpa dimulai dari pemahaman pengguna dan kapasitas internal bisnis.
Model-model inovatif akan diilustrasikan melalui studi kasus praktis seperti aplikasi QR dalam identifikasi pelanggan, manajemen energi gedung digital... membantu bisnis menciptakan langkah maju yang layak meskipun sumber daya terbatas.
Keuangan Hijau – Strategi Modal untuk Pembangunan Berkelanjutan
Penutup rangkaian lokakarya ini adalah diskusi mendalam tentang keuangan hijau, yang membantu bisnis memahami peran modal hijau dalam konteks global dalam mempromosikan pengurangan emisi dan perlindungan lingkungan.
Konsep dasar seperti obligasi hijau, kredit hijau, dana investasi ESG, proses penerbitan, penilaian dampak lingkungan dan pengukuran indeks karbon... juga akan diilustrasikan secara visual di acara tersebut.
Rangkaian lokakarya ini tidak hanya berfokus pada berbagi pengetahuan tetapi juga bertindak sebagai forum dialog terbuka tempat para pelaku bisnis, bank, para ahli, dan lembaga manajemen berdiskusi, menghilangkan hambatan, dan bersama-sama menciptakan solusi bagi setiap kelompok bisnis menurut industri dan skala tertentu.
Menurut perwakilan AIT Vietnam, acara tersebut tidak hanya diharapkan membantu bisnis memperbarui alat manajemen baru, tetapi yang lebih penting, membentuk pola pikir pembangunan berkelanjutan, meningkatkan akses ke modal, dan meningkatkan daya saing dalam lingkungan global yang semakin mempromosikan standar ESG dan teknologi hijau.
Sejak 2011, melalui kerja sama dengan IFC, VietinBank secara bertahap telah mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG ke dalam operasional, tata kelola, dan desain produknya. Solusi keuangan hijau seperti paket kredit preferensial Green Up senilai VND5.000 miliar atau produk Green Deposit tidak hanya membuktikan komitmen Bank terhadap pembangunan berkelanjutan, tetapi juga membuka peluang bagi komunitas bisnis untuk mengakses modal hijau.
VietinBank juga mengembangkan Kerangka Kerja Keuangan Berkelanjutan untuk memberikan pedoman khusus bagi pembiayaan dan pengelolaan pembiayaan pembangunan berkelanjutan Bank. Kerangka Kerja Keuangan Berkelanjutan VietinBank dinilai oleh pihak kedua yang independen - Morningstar Sustainalytics sebagai "kredibel dan berdampak" bagi pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, VietinBank sedang membangun ekosistem ESG yang komprehensif, mendukung bisnis tidak hanya dalam hal permodalan tetapi juga dalam konsultasi dan solusi teknis. Bank bangga menjadi pelopor dalam penerapan kebijakan kredit hijau yang sejalan dengan orientasi Pemerintah dan Bank Negara. VietinBank juga mendapatkan penghargaan sebagai bank tipikal dalam kredit hijau dari International Data Group IDG.
Sumber: https://baodaknong.vn/giai-phap-phat-trien-ben-vung-toan-dien-cho-doanh-nghiep-trong-ky-nguyen-moi-257264.html
Komentar (0)