Delegasi yang menghadiri Forum Hubungan Bisnis Vietnam-Mongolia. |
Pada tanggal 24 Agustus, Kedutaan Besar Vietnam di Mongolia berkoordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri Mongolia (MNCCI) dan Jaringan Pemimpin Wanita Perintis WeLead untuk menyelenggarakan Forum Koneksi Bisnis Vietnam-Mongolia 2025, yang diketuai bersama oleh Duta Besar Vietnam untuk Mongolia Nguyen Tuan Thanh, Ketua MNCCI B. Lkhagvajav dan Direktur Umum WeLead Nguyen Thi Tuyet Minh.
Acara tersebut menarik partisipasi hampir 80 bisnis dari kedua negara yang bergerak di bidang impor dan ekspor produk pertanian, barang konsumsi, farmasi, layanan medis , logistik, produksi bahan bangunan, dan pariwisata.
Duta Besar Nguyen Tuan Thanh berbicara. |
Berbicara pada pembukaan Forum, Duta Besar Nguyen Tuan Thanh menekankan bahwa persahabatan tradisional antara Vietnam dan Mongolia berkembang dengan baik, menciptakan fondasi yang kondusif untuk memajukan kerja sama ekonomi dan perdagangan. Duta Besar sangat mengapresiasi potensi kerja sama antara kedua negara, terutama di bidang pertanian, pangan, barang konsumsi, logistik, dan pariwisata.
Menegaskan bahwa Forum tersebut merupakan kegiatan praktis yang berkontribusi untuk mewujudkan komitmen para pemimpin senior Vietnam dan Mongolia dalam meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi dan pariwisata , Duta Besar Nguyen Tuan Thanh menyatakan keyakinannya bahwa melalui Forum tersebut, komunitas bisnis kedua negara akan memiliki lebih banyak peluang untuk terhubung, mencari mitra, memperluas pasar, berkontribusi pada pertumbuhan berkelanjutan dalam omzet perdagangan bilateral.
Duta Besar Nguyen Tuan Thanh mengajak para pelaku usaha kedua negara untuk aktif bertemu, berdagang secara langsung, bertukar informasi dan bergerak maju membangun mekanisme kerja sama yang spesifik, efektif dan berkelanjutan guna mendatangkan keuntungan jangka panjang bagi kedua belah pihak; menegaskan bahwa Pemerintah kedua negara, kementerian terkait, cabang dan Kedutaan Besar akan senantiasa mendampingi dan mendukung para pelaku usaha kedua negara untuk mengakses informasi, terhubung dengan mitra, mengatasi kesulitan, dan menciptakan kondisi yang kondusif guna melaksanakan proyek kerja sama yang spesifik.
Presiden MNCCI B. Lkhagvajav berkata. |
Presiden MNCCI, B. Lkhagvajav, menilai acara ini memiliki makna khusus dalam memperluas kerja sama perdagangan kedua negara, sebagai kesempatan untuk berbagi ide dan pengalaman inovatif, serta menembus pasar masing-masing. Beliau juga berjanji untuk terus memfasilitasi perdagangan bilateral, meningkatkan logistik, mendukung proyek investasi, dan memperluas kerja sama di bidang pembangunan berkelanjutan, ekonomi hijau, dan transformasi digital di masa mendatang.
Direktur Jenderal WeLead, Nguyen Thi Tuyet Minh, mengatakan bahwa Forum ini merupakan kesempatan untuk menjalin kerja sama praktis, mulai dari pengembangan rantai pasok, perdagangan pertanian, bahan obat-obatan, tekstil, hingga transformasi digital, pembangunan berkelanjutan, dan pariwisata komunitas. Kedua negara memiliki potensi dan keunggulan di bidang-bidang ini.
Direktur Jenderal WeLead Nguyen Thi Tuyet berbicara. |
Ibu Nguyen Thi Tuyet Minh berharap Kedutaan Besar dan MNCCI akan terus mendukung dunia usaha dalam melaksanakan inisiatif kerja sama khusus dan membangun program dukungan bersama, khususnya di bidang pelatihan, usaha rintisan, inovasi, dan pengembangan pasar internasional.
Pada Forum tersebut, perwakilan bisnis dari kedua negara mengemukakan banyak gagasan konstruktif untuk mendorong kerja sama bilateral yang lebih praktis dan efektif.
Pendapat menekankan perlunya mematuhi prosedur hukum, mendukung prosedur bagi perusahaan yang beroperasi di pasar mitra, memastikan standar kualitas barang dan kemasan, dalam rangka menciptakan kondisi bagi produk untuk menembus dan berdiri kokoh di pasar masing-masing; langkah-langkah untuk meningkatkan jumlah wisatawan dua arah, mempertahankan penerbangan langsung; memperkuat kerja sama di bidang ketenagakerjaan, memfasilitasi impor dan ekspor daging ternak dan impor bahan baku untuk produksi.
Pada sesi bisnis-ke-bisnis (B2B), pelaku usaha dari kedua negara dibagi ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan industri dan sektor. Dalam suasana kerja yang hidup, jujur, dan terbuka, pelaku usaha dari kedua belah pihak secara aktif memperkenalkan produk dan layanan, bertukar informasi, membahas kebutuhan dan kekuatan, serta mencari peluang kerja sama spesifik.
Banyak gagasan kerja sama baru telah disarankan, mulai dari mempromosikan impor dan ekspor produk pertanian, daging dan bahan baku, mengembangkan rantai pasokan farmasi dan obat-obatan, hingga meningkatkan kerja sama di bidang logistik, konstruksi, kerajinan tangan, dan pariwisata.
Sesi kerja B2B tidak hanya berkontribusi untuk memperkuat pemahaman dan kepercayaan antara komunitas bisnis kedua negara, tetapi juga membuka arah yang praktis dan efektif, menciptakan landasan bagi program kerja sama jangka panjang dan berkelanjutan di masa depan.
Sumber: https://baoquocte.vn/dien-dan-ket-noi-doanh-nghiep-viet-nam-mong-co-2025-325970.html
Komentar (0)