Kulit gatal, kering, dan pecah-pecah bisa jadi tanda Anda menderita diabetes - Ilustrasi: AI
Menurut dokter di Rumah Sakit Endokrinologi Pusat, ketika kadar glukosa darah meningkat, tubuh akan mengalami dehidrasi akibat sering buang air kecil dan berkurangnya aliran darah untuk menutrisi jaringan kulit. Di saat yang sama, kerusakan saraf perifer mengganggu aktivitas kelenjar keringat, yang menyebabkan kulit kering berkepanjangan dan rasa gatal yang tidak nyaman.
Kulit kering dan tidak elastis rentan pecah-pecah, menciptakan luka terbuka yang mungkin hanya berupa goresan dangkal, tetapi juga dapat meluas hingga ke jaringan subkutan. Luka ini menjadi pintu masuk bagi bakteri, menyebabkan dermatitis, infeksi jaringan lunak, dan bahkan abses.
Bila penderita mencoba menggaruk untuk menghilangkan rasa gatal, secara tidak sengaja akan menyebabkan kulit tergores, robek dan makin sulit sembuh, terutama pada bagian tungkai bawah yang sirkulasi darahnya buruk.
Berikut ini beberapa tanda kulit gatal akibat diabetes.
1. Gatal yang terlokalisir atau menyebar
Lokasi umum: tangan, kaki, betis, dada, punggung, atau area lipatan seperti selangkangan, ketiak, dan leher. Gatal lokal dapat disebabkan oleh infeksi jamur, folikulitis, dan dermatitis kontak. Gatal umum sering dikaitkan dengan komplikasi neurologis atau gangguan metabolisme jangka panjang.
2. Kulit kering, mengelupas, dan pecah-pecah
Ini adalah gejala awal dan sangat umum pada orang dengan gula darah tinggi. Kulit kehilangan air, mengurangi produksi sebum, yang menyebabkan kulit kering, mengelupas, terasa kencang, dan gatal. Gejala ini lebih jelas terlihat pada tulang kering, siku, atau area kulit yang sering digosok.
3. Gatal, kesemutan, sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum
Ini adalah tanda yang berkaitan dengan kerusakan saraf perifer akibat gula darah tinggi jangka panjang. Pasien sering mengeluhkan "gatal tetapi tidak tahu harus menggaruk di mana", atau "gatal seperti ada sesuatu yang merayap di bawah kulit".
Perasaan ini sering terjadi di tangan dan kaki, dan mungkin disertai dengan mati rasa dan hilangnya sensasi panas/dingin.
4. Gatal disertai lesi kulit
Gatal dapat disertai tanda-tanda seperti: ruam merah, lepuh, pustula (akibat infeksi bakteri atau jamur). Kulit yang gelap dan menebal (tanda-tanda akantosis nigrikans).
Nodul kuning kecil berkelompok (xantomatosis), sering muncul jika disertai dislipidemia. Area kulit berwarna merah tua dan atrofi, sering kali di tungkai bawah (nekrosis lemak diabetik).
5. Sering gatal di malam hari
Merupakan tanda khas komplikasi neurologis. Pada malam hari, ketika suhu tubuh sedikit meningkat dan saraf tepi berfungsi tidak normal, sensasi gatal dan kesemutan menjadi intens, menyebabkan kesulitan tidur atau insomnia berkepanjangan.
6. Gatal berulang berkali-kali, pengobatan tidak berhenti
Jika pasien mengalami gatal-gatal kulit yang menetap dan hilang lalu muncul kembali meskipun telah diobati, ini merupakan tanda bahwa: gula darah tidak terkontrol dengan baik, mungkin terdapat infeksi yang mendasarinya, dan pengobatan antijamur/antibakteri diperlukan sesuai dengan regimen yang tepat. Atau, komplikasi kronis telah muncul dan sedang berkembang.
Selain itu, komplikasi serius lainnya yang terkait dengan gatal dan kerusakan kulit adalah nekrobiosis lipoidica diabeticorum.
Kondisi ini biasanya muncul pada kedua kaki dengan manifestasi awal berupa ruam berwarna coklat kemerahan dengan tepi yang jelas, rambut rontok di bagian tengah, kulit halus, dan bahkan pembuluh darah vena yang terlihat di bawah kulit.
Jika tidak terdeteksi dan diobati sejak dini, area kulit yang rusak ini dapat berkembang menjadi borok yang dalam, mengeluarkan cairan, nyeri, dan sulit disembuhkan, sehingga meningkatkan risiko infeksi dan amputasi.
Kulit gatal pada penderita diabetes bukan sekadar gejala kulit biasa, tetapi juga tanda peringatan adanya gangguan internal dalam tubuh.
Bila Anda mengalami gejala-gejala kulit gatal di atas, Anda mungkin menderita diabetes dan perlu pergi ke fasilitas medis untuk mendapatkan diagnosis dan saran tepat waktu.
Pengenalan dini tanda-tanda khas, dikombinasikan dengan kontrol gula darah yang baik dan perawatan kulit yang tepat akan membantu pasien membatasi komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.
Sumber: https://tuoitre.vn/da-kho-nut-ne-ngua-ngay-can-trong-mac-dai-thao-duong-20250818170027785.htm
Komentar (0)