
Sebanyak 68 peserta pelatihan merupakan perwira dari berbagai instansi dan satuan di bawah Kodam. Kolonel Dinh Hong Tieng, anggota Komite Tetap Partai Provinsi, Panglima Kodam hadir dan memberikan sambutan.
Selama masa pelatihan, para peserta pelatihan diperkenalkan, diinstruksikan dan disepakati sejumlah konten tentang: Kerja staf, tempur; staf pelatihan tempur; penjagaan, membangun disiplin, melatih disiplin; Kerja partai, kerja politik ; logistik, teknik, keuangan.

Pelatihan ini juga berfokus pada pekerjaan perbatasan; yang mana berfokus pada isu-isu teoritis umum tentang wilayah dan batas-batas negara.

Selain itu, departemen, kantor, dan unit afiliasinya wajib mendasarkan pada situasi dan hasil aktual pelaksanaan tugas untuk memberikan pelatihan tambahan mengenai konten yang sesuai dengan jenjangnya.
Berbicara pada pembukaan kursus pelatihan, Kolonel Dinh Hong Tieng, anggota Komite Tetap Komite Partai Provinsi dan Panglima Komando Militer Provinsi, menekankan: Saat ini, setelah reorganisasi, badan-badan militer setempat menghadapi kesulitan dan kekurangan dalam proses pelaksanaan tugas-tugas militer dan pertahanan.

Oleh karena itu, materi pelatihan dan pembinaan kali ini bertujuan untuk memantapkan, melengkapi, dan meningkatkan pengetahuan, sebagai dasar pelaksanaan yang terpadu dan efektif di lingkungan Kodam Jaya.
Pelatihan kader harus dilaksanakan sesuai dengan motto "Jika materinya lemah, maka latihlah, jika isinya baru, maka perbarui, jika kurang, maka lengkapi, jika belum terpadu, maka satukan". Dengan demikian, terciptalah perubahan kualitas tim kader yang memenuhi persyaratan pelaksanaan tugas dalam situasi baru.

Bertanggung jawab atas penyelenggaraan pelatihan, Kolonel Le Anh Vuong, Wakil Komandan, Kepala Staf Komando Militer Provinsi, meminta Panitia Penyelenggara pelatihan untuk mengarahkan persiapan seluruh aspek isi dan program pelatihan. Selain itu, menyelenggarakan inspeksi berkala sebagai dasar evaluasi hasil pelaksanaan tugas pelatihan dalam 6 bulan terakhir tahun 2025.
.jpg)
Di samping itu, perlu dijaga ketat tata tertib hidup dan belajar, memantau jalannya pertandingan, mengevaluasi hasil kerja masing-masing individu dan kesatuan, menjaga keteraturan, serta menaati disiplin militer dengan ketat.
Bagi para guru, persiapkan rencana pembelajaran, materi kuliah, dan materi dengan baik untuk memastikan waktu kelas yang optimal. Khususnya, fokuslah pada materi utama yang relevan dengan situasi lokal dan unit.
Pelatihan ini berlangsung hingga 6 Agustus.
Sumber: https://baolamdong.vn/bo-chqs-tinh-tap-huan-can-bo-giai-doan-2-nam-2025-386247.html
Komentar (0)