Riccardo Calafiori (Italia)
Ricardo Calafiori telah menjadi salah satu bek tengah paling diminati di Eropa setelah tampil impresif di musim debutnya di Bologna. Di EURO 2024, ia telah menjadi andalan pertahanan Italia.
Pemain berusia 22 tahun ini rata-rata mencatatkan dua intersepsi dan 4,3 pemulihan per pertandingan, dengan rasio kemenangan duel udara sebesar 78%. Keunggulan Calafiori lainnya adalah kemampuannya membawa bola, dengan 2,7 dribel ke sepertiga akhir per 90 menit, tertinggi di antara bek tengah mana pun di liga.
Pierre-Emile Hojbjerg (Denmark)
Setelah bersinar dalam perjalanan Denmark ke semifinal EURO 2020, Hojbjerg terus tampil mengesankan di babak penyisihan grup musim ini. Bersama Eriksen, Hojbjerg merupakan faktor penting dalam skuad "Tin Soldiers".
Kekuatan gelandang yang saat ini bermain untuk Tottenham adalah kemampuannya membawa bola dengan 8,9 operan dan 7,5 operan ke sepertiga akhir lapangan per 90 menit (dalam 3% gelandang teratas).
Dari segi pertahanan, Hojbjerg telah melakukan 6,8 kali pemulihan dan memiliki tingkat keberhasilan tekel sebesar 75%. Pemain berusia 28 tahun ini kesulitan menemukan performa terbaiknya di Spurs musim lalu, tetapi penampilannya yang impresif di EURO 2024 berpotensi menarik minat sejumlah klub musim panas ini.
Christoph Baumgartner (Austria)
Hanya sedikit yang memprediksi Austria akan memuncaki Grup D, tetapi tim asuhan Ralf Rangnick berhasil melakukannya berkat kontribusi kunci Baumgartner, yang mencetak gol dan memberikan assist. Bintang RB Leipzig ini menyumbang satu gol dan satu assist.
Gelandang berusia 24 tahun ini memiliki kemampuan penetrasi yang sangat baik di area penalti dengan rata-rata 2,3 operan ke area penalti dan 3,2 dribel ke area tersebut per 90 menit. Selain itu, Baumgartner juga berperan dalam mengendalikan permainan dan aktif di lini pertahanan (rata-rata 5 kali merebut bola per pertandingan).
Xavi Simons (Belanda)
Simons memang sempat kesulitan di EURO 2024, tetapi statistiknya menunjukkan ia masih unggul dalam hal kreativitas. Dengan 5,2 peluang tembakan dan 0,5 umpan yang menghasilkan peluang emas, pemain Belanda ini jauh di atas rata-rata turnamen, yaitu 4,2 dan 0,4.
Setelah tampil mengesankan di PSV Eindhoven dan Leipzig musim lalu, Xavi Simons berpeluang meninggalkan PSG musim panas ini. Penampilannya di EURO 2024 akan membantu tim-tim lain menilai kemampuan bintang kelahiran 2003 ini dengan lebih jelas.
Khvicha Kvaratskhelia (Georgia)
Meskipun hanya mencetak satu gol di EURO 2024, Kvaratskhelia telah menjadi pemain kunci bagi Georgia. Bintang Napoli ini termasuk yang terbaik dalam statistik serangan dan penguasaan bola. Penyerang berusia 23 tahun ini juga membantu pertahanan, dengan 3,9 kali pemulihan bola per 90 menit, lebih banyak daripada penyerang lainnya di turnamen tahun ini.
Musim lalu di Napoli, ia mencetak 11 gol dan delapan assist dalam 34 pertandingan Serie A. Masa depan Kvaratskhelia telah lama menjadi tanda tanya, dan penampilan impresifnya di EURO 2024 akan semakin meningkatkan reputasinya.
[iklan_2]
Sumber: https://laodong.vn/bong-da-quoc-te/5-cau-thu-duoc-san-don-hang-dau-sau-euro-2024-1359439.ldo
Komentar (0)