Setelah sukses selama 2 tahun terakhir, ClassIn - Sao Khue 2024, salah satu dari 50 perusahaan teknologi pendidikan (Edtech) teratas dunia yang dipilih oleh GSV pada tahun 2020 - terus menyelenggarakan Pameran Teknologi Pendidikan 2024.
Perbarui tren dan teknologi baru dalam pendidikan
Menurut penyelenggara, Pameran Pendidikan Teknologi (CTE) 2024 akan menghadirkan perspektif multidimensi dan dialog mendalam tentang tren pendidikan yang sedang berkembang, potensi kecerdasan buatan (AI), dan dampak AI pada pelajar dalam waktu dekat.
Dengan partisipasi para pembicara yang merupakan para ahli, manajer, dan pendidik terkemuka, termasuk Bapak Mike Michalec - Pendiri dan CEO EdTech Asia - sebuah EdTech terkenal di Singapura; Ibu Nguyen Thuy Uyen Phuong - Pendiri dan CEO Tomato Kindergarten - Sistem Sekolah Ekstrakurikuler, Ketua Dewan Sekolah Sistem Sekolah Bilingual I Can School; Bapak Vo Kim Nghia - Direktur Jenderal Vietnam English Academy - VIA English Academy; Bapak Bui Anh Phong - CEO Investidea Tech... CTE berjanji menjadi ruang yang ideal untuk bertemu, berdialog, berbagi, dan bertukar pengalaman bagi komunitas pendidikan Vietnam secara umum.
Perwakilan ClassIn Vietnam mengatakan bahwa, selain model dan solusi pendidikan modern dari berbagai unit Edtech terkemuka yang akan ditampilkan di pameran, acara CTE tahun ini menjanjikan banyak informasi bermanfaat dan terkini tentang tren pendidikan di dunia dan di Vietnam, beserta data dan bukti praktis dari studi yang tepercaya. Para pakar dan pembicara tamu juga akan berbagi berbagai perspektif tentang kecerdasan buatan, penerapan teknologi untuk merancang model pembelajaran baru, pendidikan campuran daring dan luring (OMO), serta terobosan yang telah dan akan diterapkan di sekolah-sekolah di tahun-tahun mendatang.
AI dan Masa Depan Pendidikan
Lebih dari setahun sejak OpenAI meluncurkan ChatGPT, dunia telah mengalami banyak perubahan secara umum dan berdampak signifikan pada industri pendidikan khususnya. Kemunculan AI belakangan ini telah menciptakan "demam" global, sekaligus menghadirkan tantangan signifikan bagi para pendidik dalam mengubah metode pengajaran, memanfaatkan potensi AI secara efektif, membantu siswa membekali diri dengan keterampilan yang diperlukan untuk berubah, beradaptasi dengan perubahan profesi, dan memimpin pasar tenaga kerja masa depan.
Selain itu, kecerdasan buatan juga berperan penting dalam mengoptimalkan proses manajemen sekolah, pelacakan, dan pengelolaan data siswa. Melalui aplikasi pembelajaran mesin, sistem AI mampu belajar dari kumpulan data, menganalisis, dan membantu administrator mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang kinerja dan perilaku siswa, sehingga dapat mengambil keputusan tepat waktu untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Lebih dari sekadar manajemen, AI berpotensi mengubah cara mengajar dan belajar. Guru saat ini dapat menggunakan informasi dan data dari AI untuk menyesuaikan pengajaran mereka dengan kebutuhan unik setiap siswa. Alih-alih mengajarkan satu kurikulum kepada semua siswa, guru dapat menggunakan dukungan AI untuk meningkatkan bimbingan belajar tambahan, menggunakan chatbot pribadi untuk menjawab pertanyaan, dan menyediakan beragam materi untuk memenuhi kebutuhan spesifik setiap siswa.
Di ClassIn, AI Chatbot telah berhasil diuji dan diterapkan dalam pengajaran, membantu mengotomatiskan proses menjawab pertanyaan siswa tanpa perlu campur tangan guru. ClassIn juga telah mengembangkan teknologi baru melalui penerapan kecerdasan buatan seperti: AI Collabspace atau tes AI Speaking - menguji kemampuan membaca, mengucapkan, dan berkomunikasi secara native bagi pembaca dengan akurasi tinggi. Diharapkan pada tahun 2024, 47% alat manajemen pembelajaran akan didukung oleh kemampuan AI.
Dengan menghadiri CTE 2024, peserta akan berkesempatan untuk merasakan kelas pintar ClassIn X dalam versi yang lebih ditingkatkan: mengintegrasikan perangkat lunak dan perangkat keras untuk menganalisis tingkat partisipasi siswa dalam pelajaran, atau menggunakan suara untuk mengaktifkan fitur tanpa operasi manual.
Bapak Nguyen Quang Vu, Direktur ClassIn Vietnam, berkomentar: “Gelombang penerapan AI dalam pendidikan telah menjadi tren yang tak terelakkan, dan cepat atau lambat, tak seorang pun dapat mengabaikannya. AI akan berdampak komprehensif pada semua aspek industri pendidikan, mulai dari program, metode pendidikan, hingga peran guru, organisasi pengajaran dan pembelajaran, akses ke materi pembelajaran, dan interaksi dengan siswa. Saya yakin jika kita tahu cara memanfaatkannya dengan tepat dan tepat waktu, AI akan menjadi senjata ampuh tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi para manajer, membantu bisnis meningkatkan kinerja dan pengalaman belajar siswa, sekaligus meminimalkan biaya dan memaksimalkan efisiensi.”
"Sangat menyenangkan mempelajari cara-cara baru untuk menerapkan AI dan teknologi lainnya agar dapat beroperasi dan mengajar secara efektif. Ini juga merupakan tujuan CTE tahun ini, dalam semangat berbagi, belajar, dan terhubung. EdTech Expo 2024 akan menjadi kesempatan untuk menilai kondisi terkini penggunaan EdTech dan mengidentifikasi peluang-peluang baru," ujar seorang perwakilan ClassIn.
Pameran Teknologi Pendidikan merupakan acara tahunan ClassIn Vietnam yang mempertemukan para pelaku bisnis, unit, manajer, guru, dan perusahaan rintisan pendidikan. Pameran berlangsung dari pukul 8 pagi hingga 1 siang pada hari Kamis, 18 Juli 2024, di Hotel Nikko Saigon (HCMC). Daftar di: https://classin.vn/trien-lam-cong-nghe-giao-duc-classin-cte-2024/ |
Hong Nhung
[iklan_2]
Sumber: https://vietnamnet.vn/trien-lam-cong-nghe-giao-duc-2024-cong-nghe-va-tuong-lai-nganh-giao-duc-2294558.html
Komentar (0)