Presiden AS Joe Biden diperkirakan akan mengunjungi Vietnam pada 10-11 September. Ini akan menjadi kunjungan resmi pertamanya ke Vietnam sejak menjabat.
Pada tanggal 29 Agustus, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pham Thu Hang mengatakan bahwa Presiden AS Joe Biden diperkirakan akan mengunjungi Vietnam dari tanggal 10-11 September atas undangan Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong .
Tuan Joe Biden (ketika menjabat sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat) berjabat tangan dengan Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong di Departemen Luar Negeri AS di Washington, DC pada tanggal 7 Juli 2015.
GEDUNG PUTIH
"Kami yakin bahwa kunjungan para pemimpin senior kedua negara akan semakin mempererat hubungan Vietnam-AS, membawa hubungan bilateral ini menuju pembangunan yang stabil, substantif, dan berjangka panjang di segala bidang, serta berkontribusi dalam menjaga perdamaian , stabilitas, kerja sama, dan pembangunan di kawasan maupun di dunia," ujar Ibu Hang.
Selama kunjungannya ke Vietnam, Presiden Biden akan bertemu dengan Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong dan para pemimpin penting lainnya untuk membahas cara-cara memperdalam kerja sama antara Amerika Serikat dan Vietnam, menurut sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre.
Kedua pemimpin juga akan menjajaki peluang untuk meningkatkan pembangunan ekonomi Vietnam dengan fokus pada teknologi dan inovasi, memperluas hubungan antarmasyarakat melalui pertukaran pendidikan dan program pengembangan tenaga kerja, memerangi perubahan iklim, serta meningkatkan perdamaian, kesejahteraan, dan stabilitas di kawasan.
Sebelumnya, pada malam 29 Maret, Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong melakukan panggilan telepon tingkat tinggi dengan Presiden Joe Biden.
Kedua pemimpin menyampaikan kegembiraan mereka atas kesempatan bertukar pandangan dalam rangka peringatan 10 tahun terjalinnya Kemitraan Komprehensif Vietnam-AS. Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong menekankan bahwa hasil yang dicapai dalam hubungan kedua negara sejalan dengan aspirasi rakyat kedua negara.
Duta Besar AS untuk Vietnam Marc Knapper mengatakan bahwa sejak awal tahun, hingga seperempat kabinet AS telah mengunjungi Vietnam, sebuah kapal induk AS telah berlabuh di pelabuhan Da Nang, dan banyak bisnis dan investor AS telah datang ke Hanoi, menunjukkan bahwa Washington sangat mementingkan hubungan Vietnam-AS.
Thanhnien.vn
Komentar (0)