
Sejak menit-menit awal, para pemain putri Thailand menunjukkan ketajaman mereka. Pada menit ke-6, Kawinphida Kikuntod memanfaatkan peluang tersebut dengan menendang bola dengan akurat, membuka skor 1-0 untuk tim dari Kuil Emas. Namun, hanya 10 menit kemudian, tim putri U-16 Vietnam membalas. Dari umpan silang dari sayap kiri, Suracha dari Thailand, yang mencoba menghalau bola, secara tidak sengaja menyundul bola ke gawangnya sendiri, membantu tim Vietnam menyamakan kedudukan 1-1.
Pertandingan kemudian berlangsung dengan tempo tinggi, kedua tim terus bertukar serangan. Namun, titik balik terjadi di menit-menit akhir babak pertama. Pada menit ke-42, Peeranphan La-ongta memanfaatkan kecepatannya untuk melepaskan diri, menyelesaikannya dengan apik, dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk Thailand U-16. Tak berhenti di situ, pada menit kedua injury time babak pertama, Charlotte Vallari melepaskan tembakan akurat, mengamankan keunggulan 3-1 bagi sang juara bertahan.

Di babak kedua, tim putri U-16 Vietnam terus menekan untuk mencari gol penyeimbang. Pada menit ke-65, Nguyen Thi Minh Anh memiliki peluang emas ketika ia menerobos untuk menghadapi kiper Thailand, tetapi tembakannya lambat dan berhasil diblok. Di sisa menit, meskipun gencar menekan dan menyerang, anak-anak asuh pelatih Okiyama Masahiko masih belum mampu menembus pertahanan lawan yang disiplin dan solid.
Di penghujung 90 menit, tim putri U-16 Thailand menang 3-1, sehingga memastikan tiket ke final. Sementara itu, tim putri U-16 Vietnam bermain dengan berani, menciptakan banyak peluang emas, tetapi harus menutup pertandingan dengan kemenangan. Pertandingan ini juga menunjukkan kemajuan pesat para pemain muda Vietnam ketika mereka berjuang dengan gigih melawan lawan yang berpengalaman dan berani.
Tim putri U16 Vietnam akan bertanding untuk memperebutkan tempat ketiga di Kejuaraan Putri U16 Asia Tenggara 2025 pada tanggal 29 Agustus.
Sumber: https://hanoimoi.vn/thua-u16-thai-lan-u16-nu-viet-nam-se-tranh-huy-chuong-dong-giai-u16-dong-nam-a-714260.html
Komentar (0)