Pada 28 Juli, Avatr Technology, sebuah perusahaan manufaktur otomotif Tiongkok, bekerja sama dengan mitra teknologi terkemuka seperti Changan Automobile, Huawei, dan China Unicom, meresmikan pabrik manufaktur otomotif generasi baru yang dirancang sepenuhnya berdasarkan model pabrik pintar. Acara ini menandai langkah maju yang penting dalam strategi manufaktur yang fleksibel, otomatis, dan terhubung secara mendalam yang sedang dijalankan perusahaan.

Menurut AutoHome, pabrik ini dibangun dengan kapasitas produksi yang sangat fleksibel, memungkinkan integrasi berbagai sistem digital modern. Dari tahap penerimaan pesanan, perakitan, inspeksi, hingga kendaraan jadi yang meninggalkan jalur produksi, setiap tahap terhubung melalui platform data terpadu, yang mendukung transmisi dan pemrosesan informasi secara real-time.
Avatr menyatakan bahwa pabrik tersebut menerapkan teknologi inti seperti jaringan 5G berkecepatan tinggi, kecerdasan buatan, otomatisasi, dan sistem pelacakan data di seluruh proses produksi. Setiap komponen dan suku cadang diberi kode identifikasi dan dipantau secara berkelanjutan, sehingga menghasilkan ketertelusuran penuh dari input bahan baku hingga output kendaraan jadi.
Khususnya, lini produksi di sini telah mencapai tingkat otomatisasi yang sangat tinggi, memungkinkan satu mobil diselesaikan hanya dalam 60 detik—angka yang mengesankan di industri otomotif. Lini ini juga mendukung produksi simultan berbagai lini mobil dengan konfigurasi dan mesin yang berbeda, membantu Avatr secara fleksibel memenuhi kebutuhan personalisasi pelanggan yang terus meningkat. Menurut pengumuman tersebut, pabrik ini dapat menangani lebih dari 1.200 variasi pesanan tanpa mengubah lini produksi.
.jpg)
Sistem pemantauan kualitas pabrik juga telah diinvestasikan secara intensif, dengan total 369 titik pemantauan, 26 titik kendali mutu, dan inspeksi visual berbantuan AI di 73 stasiun kerja. Berkat sistem ini, kesalahan terkecil sekalipun dalam proses perakitan dapat dideteksi dan ditangani langsung di tempat, sehingga meningkatkan akurasi dan keandalan produk yang dihasilkan.
Selain mengoperasikan pabrik, Avatr juga mengumumkan rencana untuk memperluas portofolio produknya di masa mendatang. Khususnya, model SUV kelas atas yang dikembangkan bersama Huawei, diperkirakan akan diluncurkan tahun ini. Ini akan menjadi produk pertama dalam strategi ekspansi global, yang menargetkan 17 model baru mulai sekarang hingga 2030, termasuk sedan, SUV, MPV, dan mobil sport .
Dari sisi hasil bisnis, Avatr menyatakan telah menjual 73.000 kendaraan pada tahun 2024, lebih dari dua kali lipat penjualannya sepanjang tahun 2023. Dalam 6 bulan pertama tahun 2025, perusahaan terus mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat dengan penjualan bulanan yang melampaui 10.000 kendaraan selama 4 bulan berturut-turut, sebuah pencapaian yang luar biasa untuk sebuah merek yang masih muda.
Selain memperluas pangsa pasar domestiknya, Avatr telah resmi meluncurkan strategi internasionalisasinya sejak tahun 2024. Hingga saat ini, perusahaan telah memasuki 25 negara dan wilayah, termasuk pasar-pasar utama di Asia Tenggara dan Timur Tengah. Model-model Avatr telah diperkenalkan di Thailand dan Dubai, dengan harga berkisar antara $69.800–$97.700.
Baru-baru ini, pada Juli 2025, perusahaan menandatangani perjanjian distribusi strategis dengan mitra di Yordania dan Mesir, serta meluncurkan model mobil listrik Avatr 11 di pasar Singapura. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa Avatr secara signifikan mempercepat ambisinya untuk menjadi merek mobil listrik global.
Sumber: https://baonghean.vn/nha-may-san-xuat-o-to-hoan-toan-tu-dong-su-dung-5g-va-ai-60-giay-mot-xe-xuat-xuong-10303459.html
Komentar (0)