• Rumah penuh kasih sayang bagi keluarga para martir Pasukan Keamanan Publik Rakyat
  • Modal adalah jiwa persahabatan
  • Veteran teladan, menjalani kehidupan penuh cinta

Pengelola pemakaman martir provinsi yang terletak di kecamatan Hoa Binh membersihkan dan mensanitasi area pemakaman.

Provinsi Ca Mau memiliki 2 kompleks pemakaman martir provinsi, dengan lebih dari 5.000 makam martir. Kompleks pemakaman martir provinsi (yang terletak di Komune Hoa Binh) mencakup area seluas hampir 10 hektar, dengan 3.942 makam martir dari seluruh negeri, termasuk hampir 500 makam martir yang tidak diketahui. Dewan pengelola kompleks pemakaman di sini beranggotakan 14 orang, termasuk 9 pekerja yang bertugas memangkas pohon, menyapu, dan membersihkan makam. Setiap kali Anda mengunjungi kompleks pemakaman martir provinsi, Anda akan dengan mudah melihat gambaran para pengelola kompleks pemakaman yang tekun membakar dupa, menyapu, dan merawat setiap makam para martir yang heroik .

Rawatlah tanaman di sekitar area pemakaman.

Hari Bapak Le Hoang Giang (55 tahun, komune Hoa Binh) dimulai pagi-pagi sekali. Warga di sekitar wilayah NTLS provinsi ini sangat akrab dengan suara sapu terbangnya yang teratur setiap fajar. Pekerjaan yang tenang ini seakan membawa kehangatan dan penghiburan bagi para martir heroik yang beristirahat di sini.

Setelah bekerja sebagai pengurus makam selama lebih dari 10 tahun, Bapak Giang hafal nama-nama setiap martir, kota asal, lokasi, dan salatnya. Selain memandu kerabat para martir untuk berziarah dan membakar dupa, pekerjaan sehari-harinya meliputi menyiangi, membersihkan makam, mengumpulkan sampah, memangkas, dan merawat tanaman hias... Bagi makam-makam yang tidak diketahui namanya, beliau menganggapnya sebagai anggota keluarga, merawatnya dengan baik agar arwah para martir yang tidak diketahui namanya dapat dihibur ketika kerabat mereka tidak menemukannya.

"Saya memiliki lebih dari 10 kerabat yang sedang beristirahat di pemakaman provinsi. Ketika saya berziarah dan membakar dupa untuk merawat makam kerabat saya, saya merasa sangat sedih ketika melihat banyak makam tanpa nama dan tanpa kerabat yang bisa dikunjungi. Sejak saat itu, saya memutuskan untuk tetap menjadi pengurus agar saya bisa merawat makam dan membakar dupa setiap hari untuk para pahlawan. Ini adalah tugas sekaligus rasa terima kasih saya kepada mereka yang tak segan-segan mengorbankan darah dan nyawa mereka demi mengembalikan kedamaian hidup bagi kita hari ini," ungkap Bapak Giang.

Mengikuti jejak ayahnya sebagai pengurus di Pemakaman Provinsi (yang terletak di Distrik An Xuyen), selama lebih dari 5 tahun, Bapak Dao Huynh Hai Trieu, 33 tahun, selalu bangga dengan profesi yang dipilihnya. Setiap hari, selain melakukan tugas-tugas seperti membersihkan, memangkas pohon, mengganti pasir mangkuk dupa, merangkai bunga, menerima dan mendampingi keluarga para martir, dll., beliau juga bekerja sebagai petugas keamanan. Setiap kali Anda datang ke Pemakaman Provinsi, Anda akan selalu melihatnya bertugas menjaga tempat tersebut. Bapak Trieu bercerita: "Setiap hari, saya dan dua rekan saya mengurus 1.100 makam para martir. Melihat lanskap pemakaman yang selalu bersih dan sejuk sehingga keluarga para martir dapat merasa "sejuk" saat berkunjung, merupakan kebahagiaan yang luar biasa bagi kami dan kami berjanji untuk melestarikannya seumur hidup."

Bapak Hai Trieu (sampul kiri) dan rekan-rekannya memasang bunga dan menghias makam para martir.

Setiap tahun, pemakaman provinsi menyambut banyak delegasi pejabat, organisasi, dan individu untuk berkunjung, membakar dupa, dan memberikan penghormatan kepada para pahlawan dan martir. Pada kesempatan tersebut, beban kerja para pengurus juga meningkat 2-3 kali lipat dibandingkan hari biasa. Mereka tiba di pemakaman sekitar pukul 5 pagi dan pulang larut malam, tetapi semua orang bahagia, karena ini bukan hanya tanggung jawab tetapi juga hati dan jiwa generasi penerus bagi generasi sebelumnya yang telah mengorbankan darah dan nyawa mereka, berjuang dengan gagah berani, berkorban, dan gugur demi perdamaian, kemerdekaan, dan kebahagiaan rakyat.

Meskipun pekerjaan seorang pengasuh anak tidak terlalu berat, pekerjaan ini membutuhkan ketekunan dan ketulusan karena gajinya masih rendah. Banyak orang hanya bisa bertahan sebentar lalu mencari pekerjaan lain. Hanya mereka yang mencintai dan bangga dengan pekerjaan ini yang dapat bertahan dengan pekerjaan yang sederhana, tenang, dan bermakna ini.

Hari-hari ini, bersama seluruh negeri, para kader dan masyarakat Provinsi Ca Mau menantikan peringatan ke-78 Hari Martir dan Penyandang Disabilitas Perang dengan segudang rasa syukur. Ini juga merupakan kesempatan bagi para pengasuh untuk menyambut banyak kerabat para martir, mendengarkan kisah-kisah menyentuh tentang mereka yang telah tiada dengan tulus. Kisah-kisah tersebut menggugah hati para pengasuh, mengingatkan mereka untuk berusaha lebih keras dalam pekerjaan yang mereka lakukan agar arwah para martir dapat beristirahat dalam damai abadi.

Tu Quyen

Sumber: https://baocamau.vn/nghia-tinh-nguoi-quan-trang-a121012.html