Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Kelas untuk anak-anak miskin di jantung kota

Người Lao ĐộngNgười Lao Động30/08/2024

[iklan_1]

Green Light adalah kelas gratis dari Persatuan Pemuda Distrik 6, Distrik 4, Kota Ho Chi Minh. Kelas ini didirikan untuk menciptakan kesempatan belajar bagi anak-anak yang berada dalam kondisi sulit.

Ruang kelasnya memang sempit dan fasilitasnya kurang, tetapi anak-anak tidak pernah mengeluh, karena bagi mereka, masuk kelas adalah saat yang paling dinantikan.

Lớp học cho trẻ em nghèo giữa lòng thành phố- Ảnh 1.

Kelas sederhana namun penuh tawa

Sambil membersihkan rak buku di ruang kelas, Nguyen Hoang Bao Long bercerita bahwa ia tinggal bersama neneknya sejak kecil. Berkat gerobak lumpia neneknya, Long bisa bersekolah, dan tahun ini ia naik kelas 4.

"Saya senang bisa bersekolah. Keluarga saya miskin, jadi saya tidak berani meminta nenek saya untuk mengizinkan saya mengikuti les tambahan seperti anak-anak lain. Di waktu luang, saya membantu nenek saya berjualan, dan di malam hari saya memanfaatkan kesempatan untuk belajar sendiri," kata Long.

Ketika mendengar tentang kelas gratis tersebut, neneknya pun mendaftarkan Long. Selama lebih dari 3 bulan, anak laki-laki itu tidak pernah bolos sekolah, selalu datang lebih awal untuk membersihkan dan mengulas pelajarannya.

Long tersenyum dan berkata: "Sejak kuliah di sini, kemampuan matematika dan bahasa Vietnam saya meningkat pesat. Saya juga punya banyak teman baru. Seru sekali!"

Lớp học cho trẻ em nghèo giữa lòng thành phố- Ảnh 2.

Setiap hari ketika dia datang ke kelas, Bao Long mengeluarkan koran untuk dibaca bersama teman-temannya.

Sebagai guru utama, Bapak Le Tan Phat, seorang guru di Sekolah Menengah Atas Praktik - Universitas Pendidikan Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa sangat sulit untuk memotivasi siswa agar mau bersekolah, dan bahkan lebih sulit lagi untuk membuat mereka tetap bersekolah secara teratur. Kebanyakan dari mereka berasal dari lingkungan yang sulit, dan bahkan harus mengikuti orang tua mereka untuk mencari nafkah. Ketika makanan sehari-hari masih kurang, belajar menjadi sebuah kemewahan.

"Saat ini, kelas ini memiliki sekitar 15 siswa SD. Demi kenyamanan, saya membagi kelas menjadi 2 kelompok terpisah. Selama musim panas, kelas ini mengadakan 2-3 sesi setiap malam. Selama tahun ajaran, saya akan fleksibel dengan jam mengajar di akhir pekan," ujar Pak Phat.

Sambil memegang sekantong permen yang baru saja diberikan para siswa, Pak Phat melanjutkan: "Anak-anak di kelas ini polos, tetapi juga memiliki banyak pengalaman hidup. Alih-alih bermain boneka dan pahlawan super, mereka harus bekerja keras di luar untuk mencari nafkah. Terkadang, hanya membaca cerita di koran Nhi Dong saja sudah bisa membuat mereka tertawa sepanjang hari."

Lớp học cho trẻ em nghèo giữa lòng thành phố- Ảnh 3.

Setelah mengajar di Sekolah Menengah Praktik - Universitas Pendidikan Kota Ho Chi Minh, Tn. Phat segera makan dan naik bus agar tepat waktu ke kelasnya di kelas Lampu Hijau.

Siswa berpartisipasi dalam banyak kegiatan pengalaman.

Pak Phat mengaku bahwa ia harus belajar lebih banyak mendengarkan, belajar menjadi teman agar dapat memahami murid-murid istimewanya. Ia menghabiskan sepertiga waktu kelasnya untuk menyelenggarakan permainan, mengembangkan keterampilan hidup, atau sekadar mendengarkan murid-murid bercerita tentang keseharian mereka.

"Ini adalah usia yang sangat sensitif. Anak-anak tidak hanya menghadapi kesulitan dan kekurangan ekonomi , tetapi kehidupan mental mereka juga membutuhkan banyak perhatian. Orang dewasa harus memiliki metode pengajaran yang tepat agar mereka dapat berkembang dengan baik," tegas Bapak Phat.

Lớp học cho trẻ em nghèo giữa lòng thành phố- Ảnh 7.

Memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi pada semester musim panas 2024

Bapak Nguyen Dang Tri Nghia, Sekretaris Persatuan Pemuda Distrik 6, mengatakan bahwa daerah tersebut masih memiliki banyak keadaan sulit, termasuk anak-anak cacat, etnis minoritas, dan beberapa anak yang harus mengikuti orang tua mereka untuk mencari nafkah dan harus berhenti sekolah tanpa tamat.

"Pembentukan kelas ini penting. Selain membantu anak-anak belajar membaca, menulis, dan berhitung dasar, kelas ini juga mengajarkan mereka keterampilan untuk melindungi diri sendiri, membedakan yang benar dan yang salah, serta menghindari godaan dan eksploitasi orang jahat untuk melakukan hal-hal ilegal," tegas Bapak Nghia.


[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/lop-hoc-cho-tre-em-ngheo-giua-long-thanh-pho-196240830144637451.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk