Di antara 82 prasasti Doktor yang saat ini tersisa di Kuil Sastra – Quoc Tu Giam. Angka-angka ukuran atau tanggal yang terkesan membosankan, ketika ditempatkan dalam konteks sejarah dan tokoh-tokoh pada masa itu, menjadi nyata, membangkitkan kisah utuh tentang era tersebut.
Prasasti ini memiliki tinggi 153 cm, lebar 115 cm, dan tebal 27 cm, diletakkan di punggung seekor kura-kura dengan panjang 160 cm, lebar 100 cm, dan tinggi 28 cm. Ukurannya yang sedang memudahkan pengunjung untuk mendekatinya, sekaligus memancarkan keagungan di ruang suci Kuil Sastra - tempat untuk menghormati 82 prasasti Doktor, sebuah warisan berharga dari pendidikan Konfusianisme Vietnam.
Di era digital, warisan bukan lagi sekadar gambar statis. YooLife – platform jejaring sosial realitas virtual yang dikembangkan oleh orang Vietnam – menghadirkan pendekatan baru, mendekatkan nilai-nilai milenial kepada masyarakat.
Bekerja sama dengan Dewan Pengelola Kuil Sastra - Quoc Tu Giam, YooLife menciptakan kembali seluruh ruang situs relik secara realistis, menghadirkan prasasti Doktor tahun Bình Tuat (1646) ke platform digital dengan model 3D yang tajam dan detail yang hidup. Pengunjung dapat memutar, memperbesar, dan mengamati setiap ukiran atau pola di punggung kura-kura - detail yang sulit dilihat dengan jelas saat berdiri di dunia nyata. Berkunjung melalui YooLife juga memberikan banyak manfaat:
- Akses kapan saja, di mana saja : Di mana pun mereka berada, pengguna masih dapat menjelajahi monumen tanpa bergerak.
- Pengalaman yang sangat interaktif : Bebas memilih sudut pandang, bergerak di ruang virtual seolah-olah Anda benar-benar ada di sana.
- Pelestarian dan Pendidikan : Gambar dan informasi dilestarikan secara permanen, mendukung pembelajaran, penelitian, dan penyebaran pengetahuan sejarah.
- Hemat waktu dan uang : Bantu wisatawan, peneliti, atau pelajar mengakses warisan dengan mudah tanpa banyak persiapan.
Perpaduan teknologi modern dan nilai-nilai tradisional membuka perjalanan penemuan warisan yang intim dan emosional, membantu setiap orang menyentuh budaya nasional di hati mereka.
Komentar (0)