Apa kata pers Indonesia?
Menurut media Indonesia, negara kepulauan ini berada di Grup B yang sangat sulit bersama Arab Saudi dan Irak. Arab Saudi memiliki keuntungan sebagai tuan rumah, sementara Irak adalah tim yang memenangkan kedua pertandingan melawan mereka di babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2026. Di grup yang tersisa (Grup A) terdapat 3 tim: Qatar (tuan rumah), UEA, dan Oman.
Pada babak kualifikasi keempat (8-14 Oktober), hanya tim teratas di setiap grup yang akan memperebutkan dua tiket langsung tersisa dari Asia ke Piala Dunia 2026. Enam tim yang telah mengamankan tiket antara lain Australia, Iran, Jepang, Yordania, Korea Selatan, dan Uzbekistan. Sementara itu, dua tim runner-up akan memainkan dua pertandingan play-off pada 13 dan 18 November, dengan tim pemenang melaju ke babak play-off antarbenua (6 tim) untuk memperebutkan dua tiket play-off pada Maret 2026.
Bisakah tim Indonesia membuat perbedaan di babak kualifikasi ke-4 Piala Dunia 2026?
Foto: Reuters
Pada babak kualifikasi ke-4, setiap grup yang terdiri dari 3 tim hanya akan memainkan satu pertandingan, sehingga semua pertandingan akan dianggap sebagai final. Tim Indonesia akan memainkan pertandingan pertama mereka melawan Arab Saudi pada 8 Oktober, kemudian melawan Irak pada 11 Oktober.
Pelatih Kluivert dan timnya harus memenangkan kedua pertandingan ini untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026. Ini merupakan tantangan besar sekaligus kesempatan bagi tim dari negara kepulauan ini untuk mengukir sejarah karena mereka memiliki jumlah pemain naturalisasi terbanyak di Asia Tenggara. Selain itu, Indonesia juga berharap untuk finis di posisi kedua grup agar dapat berlaga di play-off kontinental dan interkontinental, tetapi peluang untuk meraih tiket sangat kecil karena mereka akan bertemu banyak tim kuat di Amerika Selatan, Afrika, dan CONCACAF...
Di babak kualifikasi ketiga, tim Indonesia membuat kejutan dengan bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi dan menang 2-0 di kandang. Namun, melawan lawan mereka, Irak, mereka justru kalah telak 1-5 dan 0-2.
Namun, tim Indonesia di bawah asuhan pelatih Kluivert telah melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain, terus menaturalisasi lebih banyak bintang berkualitas untuk mempersiapkan diri menghadapi babak kualifikasi ke-4 dan bertekad meraih tiket ke Piala Dunia 2026. Salah satu kekhawatiran terbesar Indonesia saat ini adalah cederanya striker nomor 1 Ole Romeny (asal Belanda). Namun, Indonesia baru saja menyelesaikan naturalisasi striker Mauro Zijlstra (20 tahun, tinggi 1,88 m) untuk mempersiapkan diri dan siap menggantikannya jika diperlukan.
Pers dan penggemar Indonesia juga dengan sepenuh hati mendukung tim tuan rumah mereka setelah hasil undian babak kualifikasi keempat. Mereka mengatakan bahwa tim beribu-ribu pulau itu telah menang melawan Arab Saudi, memiliki lebih banyak pengalaman saat bertemu Irak lagi, sehingga mereka sangat yakin bahwa tim tuan rumah mereka akan mencapai impian mereka untuk memenangkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Sumber: https://thanhnien.vn/indonesia-mo-ve-du-world-cup-2026-185250717183619072.htm
Komentar (0)