
Pada tanggal 20 Agustus, Komite Rakyat Distrik Lang Biang - Dalat, Provinsi Lam Dong mengatakan bahwa mereka telah memasang tali dan rambu peringatan di sekitar area bukit pinus dekat Jalan Raya DT.721 yang berisiko longsor sehingga masyarakat dapat secara proaktif mengambil tindakan pencegahan selama puncak badai.
Selain itu, beberapa daerah lain yang rawan longsor di lingkungan kecamatan tersebut juga telah dipasangi rambu peringatan agar masyarakat lebih waspada dan melakukan tindakan pencegahan.
Sebelumnya, Surat Kabar Elektronik Lam Dong memberitakan, beberapa hari ini, banyak warga Desa Pang Tieng, Kecamatan Langbiang, Dalat dilanda ketakutan karena lereng bukit pinus di Jalan Provinsi DT. 721 terus terkikis.
Lokasi bukit pinus berada di jalan provinsi DT.721 yang menghubungkan kelurahan Lang Biang - Dalat (distrik Lac Duong lama) dengan kelurahan Dinh Van (distrik Lam Ha lama) dengan volume lalu lintas yang tinggi. Kawasan permukiman juga berjarak sekitar 100 meter dari lokasi longsor.
Pada musim hujan 2024, longsor terjadi di Bukit Pinus. Pada musim hujan 2025, beberapa longsor kecil terjadi dari puncak bukit ke bawah.

Menurut Bapak Bui The, Ketua Komite Rakyat Kecamatan Langbiang - Dalat, daerah taluy di bukit pinus di desa Pang Tieng yang disebutkan di atas telah menunjukkan tanda-tanda tanah longsor sejak tahun 2024 dan pihak berwenang telah melakukan survei dan penilaian terhadap situasi terkini.
Saat itu, Komite Rakyat distrik Lac Duong lama mengusulkan penggunaan anggaran pencegahan banjir dan badai untuk membangun lereng di kaki bukit. Namun, karena lereng yang panjang dan biaya konstruksi yang tinggi, solusi tersebut dianggap kurang optimal.
Saat ini, bagian profesi kecamatan masih terus melakukan survei untuk mengusulkan solusi atau mengusulkan kepada dinas dan cabang provinsi apabila di luar kewenangannya.
Sumber: https://baolamdong.vn/giang-day-cam-bien-canh-bao-doi-thong-nguy-co-sat-lo-canh-khu-dan-cu-387958.html
Komentar (0)