Terletak dengan tenang di puncak bukit setinggi hampir 80 m di Distrik An Nhon Bac, Provinsi Gia Lai (sebelumnya Kota An Nhon, Binh Dinh), Menara Phu Loc Cham telah berdiri selama hampir satu milenium.
Penduduk setempat menyebut Menara Phu Loc dengan berbagai nama, seperti Menara Thoc Loc, Menara Phoc Loc, sementara orang Prancis biasa menyebutnya Tour d'Or (Menara Emas). Apa pun namanya, menara ini tetap merupakan salah satu menara Cham kuno, yang pernah menjadi sorotan arsitektur yang gemilang di masa lalu.
Menara Phu Loc terletak di bukit tinggi di Distrik An Nhon Bac, Provinsi Gia Lai.
FOTO: DUC NHAT
Menara Phu Loc dibangun pada paruh kedua abad ke-12, di atas dasar persegi, setinggi sekitar 15 m, dengan masing-masing sisi 9,7 m. Menara ini memiliki bentuk yang kokoh dengan garis-garis vertikal yang tinggi, pintu utama dan pintu palsu melengkung dan runcing seperti mata tombak, membangkitkan citra seorang prajurit Cham yang menjulang tinggi di langit. Banyak detail batu berukir rumit yang masih tersisa, dengan jelas menunjukkan gaya menara Binh Dinh Cham.
Bentuk menara yang kuat dengan garis vertikal menciptakan perasaan menjulang tinggi
FOTO: DUC NHAT
Dari kejauhan, menara Phu Loc tampak menjulang di tengah lapangan, tetapi sulit dijangkau karena jalan setapaknya tertutup semak belukar. Semakin dekat, semakin pedih hati ketika melihat "luka" bangunan berusia hampir 900 tahun itu akibat erosi waktu, angin, dan hujan: Batu bata terkelupas dan lapuk; akar pohon merayap ke celah-celah batu bata, menyebabkan badan menara retak; pintu utama dan pintu palsu runtuh, dan sabuk batunya terlepas.
Jalan setapak menuju menara tertutup semak-semak dan jalan batunya terkikis.
FOTO: DUC NHAT
Selama lebih dari 900 tahun, akibat erosi pepohonan, menara Phu Loc telah rusak dan terdegradasi.
FOTO: DUC NHAT
Yang lebih menyedihkan, menara Cham kuno itu dipenuhi coretan dan gambar pengunjung. Di dalam menara, kelembapan yang menumpuk, lumut tebal, dan kotoran kelelawar yang berbau busuk membuat ruangan itu suram dan berat.
Menara itu dipenuhi coretan.
FOTO: DUC NHAT
Menurut Museum Provinsi Gia Lai, karena keterbatasan dana, Menara Phu Loc saat ini tidak memiliki siapa pun yang merawatnya secara teratur. Strukturnya hanya diperkuat di bagian dasarnya untuk mencegah keruntuhan, sementara seluruh badan menara, yang memiliki nilai arsitektur dan sejarah khusus, belum dipugar dengan baik.
Menara Phu Loc telah diperkuat dua kali di bagian dasarnya oleh sektor budaya untuk mencegah keruntuhan.
FOTO: DUC NHAT
Kabar baiknya adalah sektor budaya sedang mempertimbangkan untuk melestarikan menara kuno ini. Seorang pimpinan Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Gia Lai mengatakan bahwa mereka sedang mengembangkan sebuah proyek untuk diajukan kepada Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata guna merestorasi Menara Phu Loc pada periode 2026-2030. Ini akan menjadi kesempatan untuk memperkuat dan merestorasi struktur tersebut, sekaligus melestarikan nilai arsitektur Cham untuk generasi mendatang.
Departemen Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata provinsi Gia Lai sedang mengembangkan proyek untuk diserahkan kepada Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata guna merestorasi menara Phu Loc pada periode 2026 - 2030.
FOTO: DUC NHAT
Para ahli budaya mengatakan bahwa untuk melakukan pemulihan secara efektif, perlu dilakukan survei status terkini secara cermat, memilih rencana konservasi yang konsisten dengan rencana asli, dan menangani secara saksama gangguan dari pepohonan dan manusia.
Dengan lokasinya yang strategis, Menara Phu Loc Cham dapat sepenuhnya menjadi destinasi wisata budaya dan sejarah yang menarik, yang terkait dengan perjalanan menjelajahi negeri yang kaya akan warisan Gia Lai. Jika diinvestasikan dengan tepat, tempat ini tidak hanya akan menjadi penanda masa lalu, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pariwisata dan mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai warisan.
Source: https://thanhnien.vn/gia-lai-xay-dung-de-an-trung-tu-ngoi-thap-co-gan-900-nam-tuoi-185250829193919151.htm
Komentar (0)