Ibu Tan Thanh Luong, lahir tahun 2004, suku Dao, lahir dan besar di kecamatan Trinh Tuong, provinsi Lao Cai , Luong saat ini merupakan siswi Akademi Keamanan Rakyat, ia mendapat kehormatan untuk ikut serta dalam blok Polisi Lalu Lintas wanita.
Tan Thanh Luong dan rekan satu timnya berlatih di unit polisi lalu lintas wanita.
Saat mengemban tugas ini, Luong menyadari akan banyak kesulitan dan hambatan. Namun, dapat berpartisipasi dalam acara nasional yang penting ini merupakan sumber kebanggaan yang luar biasa. Setiap langkah, setiap gerakan bukan hanya perjalanan pribadi, tetapi juga sebuah ikatan yang menghubungkan para pemuda dengan sejarah dan tradisi patriotik tanah air.
Prajurit wanita dari Daerah Militer 2, Vang Thi Huong, lahir tahun 2002, dari suku Giay, komune Bat Xat, provinsi Lao Cai, adalah salah satu dari 122 prajurit yang berpartisipasi dalam parade Grup Musik Militer Wanita Vietnam. Keistimewaan grup ini adalah mereka berbaris sambil membawa alat musik yang besar dan berat, sehingga pengepakan menjadi jauh lebih sulit. Namun, dengan rasa tanggung jawab dan tekad yang kuat, Vang Thi Huong dan rekan-rekan prajuritnya dalam grup telah mengatasi semua kesulitan dan tantangan untuk menyelesaikan misi.
Vang Thi Huong dan rekan satu timnya di Band Militer Wanita Vietnam
Ly Xe So, lahir tahun 2006, dari suku Ha Nhi, di komune Y Ty, provinsi Lao Cai, saat ini sedang menempuh pendidikan tahun pertama di Akademi Kepolisian Rakyat. Meskipun lahir dari keluarga miskin, ia sempat berpikir untuk berhenti sekolah. Namun, dengan tekad dan tekad yang kuat, pada tahun 2024, So diterima di Akademi Kepolisian Rakyat. Saat libur nasional, ia merasa terhormat menjadi bagian dari pasukan khusus Polisi Wanita A80.
Ly Xe So dan tentara polisi khusus wanita
"Kami didorong dan dibantu oleh para guru dan senior untuk mengatasi kesulitan dan menyelesaikan tugas kami. Kondisi pelatihan sangat sulit, terutama bagi para siswi, tetapi kebanggaan dan tanggung jawab kepada Tanah Air memberi saya kekuatan lebih. Ini bukan hanya sebuah tugas, tetapi juga sebuah kehormatan besar bagi saya, yang dengan demikian membantu saya berlatih, menjadi dewasa, dan layak mendapatkan kepercayaan dari keluarga, guru, dan desa-desa saya di daerah perbatasan," ujar Ly Xe So.
Pada hari-hari musim gugur yang bersejarah, saat kegembiraan bangsa menyebar, langkah kaki para pelajar, kader dan prajurit yang merupakan putra-putri tanah air Lao Cai menyatu dengan irama agung seluruh negeri di Lapangan Ba Dinh yang bersejarah, menambah gema kisah epik abadi rakyat Vietnam.
Source: https://phunuvietnam.vn/lao-cai-3-nu-sinh-vien-can-bo-chien-si-nguoi-dan-toc-thieu-so-tham-gia-khoi-dieu-binh-dieu-hanh-a80-20250826113704944.htm
Komentar (0)