Laba turun 56,7%, CKG tertinggal dari jadwal
Kien Giang Construction Investment Consulting Group Joint Stock Company - CIC Group (Kode: CKG) baru saja mengumumkan hasil bisnisnya untuk kuartal kedua tahun 2024. Perusahaan mencatatkan pendapatan bersih sebesar VND 263 miliar, turun 29,5% dibandingkan periode yang sama. Laba kotor mencapai VND 87 miliar, yang mencerminkan peningkatan margin laba kotor dari 30% menjadi 33%.
Pendapatan yang tercatat selama periode tersebut sebagian besar berasal dari proyek perumahan sosial, yang menyumbang 63% dari total pendapatan. Menurut penjelasan CKG, margin keuntungan proyek perumahan sosial relatif rendah, hanya kurang dari 10% dari total investasi. Hal ini sebagian memengaruhi total margin keuntungan perusahaan.
CIC Group (CKG) mencatat penurunan laba hingga setengahnya, utang mengalahkan ekuitas pada kuartal kedua tahun 2024 (Foto TL)
Selama periode tersebut, beban keuangan sedikit menurun dari VND8,6 miliar menjadi VND7,1 miliar. Aktivitas bisnis di perusahaan afiliasi juga mengalami kerugian sebesar VND162 juta. Selain itu, beban penjualan menurun dari VND10,7 miliar menjadi VND7,9 miliar. Namun, beban manajemen bisnis meningkat satu setengah kali lipat, menjadi VND39,4 miliar.
Hasilnya, laba setelah pajak pada kuartal kedua tahun 2024 tercatat sebesar VND 25,4 miliar, turun 56,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Akumulasi pendapatan dalam 6 bulan pertama tahun ini mencapai VND 544 miliar, turun 18%. Sementara itu, akumulasi laba setelah pajak hanya mencapai VND 51,8 miliar, turun 34,3% dibandingkan periode yang sama.
Dalam rencana yang disetujui pada Rapat Umum Pemegang Saham 2024, target pendapatan tahunan adalah VND 1.220 miliar, dengan kontribusi 95% dari pendapatan properti. Target laba setelah pajak adalah VND 142 miliar. Saat ini, CKG telah menyelesaikan 44,5% dari rencana pendapatan dan 36,4% dari rencana laba tahunan.
Kewajiban mencakup 70% dari total modal, melebihi ekuitas.
Pada akhir kuartal kedua tahun 2024, total aset CKG mencapai VND 4.745 miliar, tidak berubah sejak awal tahun. Di antaranya, jumlah kas yang dimiliki perusahaan relatif rendah, hanya mencapai hampir VND 30 miliar.
Mayoritas aset CKG berupa inventaris, mencapai VND3.012 miliar, setara dengan 63,5% dari total aset. Sebagian besar inventaris merupakan biaya produksi dan bisnis yang belum selesai pada proyek-proyek yang sedang dilaksanakan CKG.
Perlu dicatat, struktur modal CKG juga menunjukkan potensi risiko ketika liabilitas melebihi ekuitas. Meskipun hanya memperhitungkan utang, struktur modal CKG telah melampaui skala ekuitas saat ini.
Secara spesifik, utang usaha saat ini mencapai 3.342 miliar VND, setara dengan 70,4% dari total modal perusahaan. Dari jumlah tersebut, utang jangka pendek mencapai 1.573 miliar VND, dan utang jangka panjang mencapai 369 miliar VND. Total utang saat ini mencapai 1.942 miliar VND.
Sementara itu, ekuitas hanya mencapai 1.403 miliar VND, hampir 450 miliar VND lebih rendah dibandingkan utang saat ini.
Mengenai proyek yang sedang berlangsung, CKG mencatat proyek-proyek utama termasuk proyek An Binh, Nam An Hoa, kawasan perkotaan Barat Laut baru di kota Rach Gia dan proyek Rivera Villas di Phu Quoc.
Dari jumlah tersebut, proyek kawasan perkotaan baru di Barat Laut diperkirakan memberikan kontribusi pendapatan tertinggi dengan skala 99,4 hektar dan total investasi sebesar VND3.714 miliar. Skala proyek ini mencakup 440 kavling komersial dan 1.469 rumah.
Komentar (0)