Vitamin atau mineral mana yang paling terpengaruh?
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kopi mengandung kafein dan tanin (polifenol) yang dapat mengikat mineral seperti kalsium, magnesium, seng, fosfor, dan zat besi, sehingga menghambat penyerapan beberapa nutrisi dalam suplemen, menurut Health (USA).
Oleh karena itu, minum kopi dapat mengurangi penyerapan atau meningkatkan ekskresi zat-zat tertentu seperti:
Minum kopi dapat mengurangi penyerapan atau meningkatkan ekskresi zat tertentu.
FOTO: AI
Zat Besi : Polifenol dalam kopi menghambat penyerapan zat besi non-heme (bentuk zat besi yang biasanya berasal dari tumbuhan). Studi menunjukkan bahwa penyerapan zat besi non-heme dapat berkurang hingga 40-90%, tergantung pada kandungan polifenol dan jenis kopi yang dikonsumsi.
Kalsium : Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat sedikit meningkatkan jumlah kalsium yang dikeluarkan dalam urin, sehingga mengurangi kepadatan mineral tulang, terutama pada orang dengan asupan kalsium rendah atau penyakit radang usus (IBD).
Seng : Ahli gizi Steph Greunke, di AS, mengatakan bahwa tanin dan kafein dalam kopi mengikat seng, sehingga tubuh lebih sulit menyerap seng, tetapi masih dalam tingkat yang lebih rendah daripada zat besi.
Vitamin D : Asupan kafein yang tinggi mungkin berkaitan dengan kadar vitamin D yang rendah. Sebuah studi tahun 2021 menemukan bahwa orang dengan asupan kafein tertinggi 48% lebih mungkin mengalami defisiensi vitamin D dibandingkan mereka yang asupannya terendah. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi hal ini.
Magnesium : Menurut penelitian, kafein dapat meningkatkan ekskresi magnesium. Konsumsi kopi dalam jumlah sedang biasanya tidak memberikan efek signifikan, tetapi konsumsi yang berlebihan dan berkepanjangan dapat menyebabkan defisiensi magnesium.
Secara keseluruhan, efek kopi terhadap nutrisi ini biasanya ringan dan kecil kemungkinannya menyebabkan defisiensi jika Anda mengonsumsi makanan seimbang. Namun, minum kopi terlalu banyak dapat menurunkan kadar zat besi dan kalsium dalam tubuh, terutama pada orang dengan pola makan yang buruk atau kondisi medis yang mendasarinya.
Haruskah saya minum kopi sebelum atau sesudahnya?
Untuk menyerap nutrisi secara optimal, orang harus mengatur waktu yang wajar untuk minum kopi saat mengonsumsi suplemen.
Untuk zat besi, minumlah 1-2 jam sebelum atau sesudah kopi, dikombinasikan dengan makanan kaya vitamin C atau tablet vitamin C untuk meningkatkan penyerapan.
Untuk mineral lain seperti zinc, magnesium, kalsium dan multivitamin yang mengandung mineral juga dianjurkan untuk dikonsumsi minimal 1 jam sebelum atau sesudah mengonsumsi kopi.
Selain memperhatikan waktu minum, orang juga harus membatasi total asupan kafein dan menjaga pola makan seimbang. Rekomendasi: Orang dewasa tidak boleh mengonsumsi lebih dari 400 mg kafein per hari (sekitar 4 cangkir kopi seduh).
Vitamin umum dan omega-3 dapat dikonsumsi bersama kopi tanpa kehilangan efektivitasnya.
FOTO: AI
Suplemen yang kurang terpengaruh oleh kopi
Kafein memiliki sedikit efek pada penyerapan banyak suplemen populer. Berikut ini dapat dikonsumsi bersama kopi tanpa mengurangi efektivitasnya:
- Vitamin yang larut dalam lemak seperti A, E.
- Vitamin yang larut dalam air seperti C dan B12.
- Omega-3, probiotik.
Kebiasaan pagi hari untuk membantu Anda minum kopi sambil mengoptimalkan penyerapan nutrisi
Minum air terlebih dahulu: Membantu tubuh tetap terhidrasi dan membantu pencernaan.
Waktu yang tepat: Hindari minum kopi tepat sebelum atau sesudah mengonsumsi suplemen zat besi, kalsium, seng, atau magnesium.
Konsumsi vitamin yang larut dalam lemak bersama makanan: Membantu memaksimalkan penyerapan.
Jangan khawatir: Sesekali minum kopi dan suplemen tidak masalah. Yang penting adalah menjaga rutinitas mengonsumsi suplemen secara teratur dan pola makan yang sehat.
Sumber: https://thanhnien.vn/ca-phe-va-thuc-pham-bo-sung-nen-uong-the-nao-de-vua-khoe-vua-dep-1852508111545135.htm
Komentar (0)