Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Data di cloud, apakah Anda benar-benar mengelolanya?

Anda membuat data dan menyimpannya di cloud. Namun, jika suatu hari akses Anda terputus, apakah data tersebut masih milik Anda?

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ12/07/2025

Dữ liệu trên cloud, bạn có thật sự quản lý? - Ảnh 1.

Pengguna membuat data, tetapi akses bergantung pada platform - Ilustrasi foto

Secara teori, sebagian besar platform cloud utama mengklaim bahwa pengguna tetap memiliki hak kepemilikan atas konten yang mereka unggah. Persyaratan layanan (TOS) perusahaan seperti Google, Apple, dan Microsoft semuanya menyatakan secara eksplisit: "Pengguna tetap memiliki hak kepemilikan penuh atas data mereka." Namun, kepemilikan nominal tidak berarti pengguna memiliki kendali penuh atas data tersebut.

Pada kenyataannya, akses, penyimpanan, dan bahkan penggunaan data tunduk pada ketentuan dan kebijakan teknis dari penyedia layanan. Setelah akun terkunci, dibatasi karena pelanggaran kebijakan (meskipun tidak disengaja), atau ketika platform berhenti menyediakan layanan, pengguna dapat kehilangan akses sepenuhnya ke data yang mereka buat.

Cloud tidak aman dan Anda tidak memegang kuncinya.

Banyak orang kehilangan segalanya ketika akun cloud mereka tiba-tiba terkunci karena ditandai melakukan pelanggaran konten. Data dibekukan, akses diblokir, dan semua yang tersimpan, mulai dari foto keluarga hingga catatan pekerjaan, tiba-tiba lenyap tanpa jejak.

Faktanya: ketika Anda menyimpan di cloud, Anda menyewa ruang dari penyedia, dan mereka memegang kunci "gudang data" tersebut. Anda dapat mengaksesnya saat semuanya berjalan lancar, tetapi Anda tidak dapat membuka pintunya sendiri jika pihak lain memutuskan untuk menutupnya.

Lebih buruk lagi, dalam beberapa kasus hukum, data Anda dapat diakses atau dibagikan kepada pihak ketiga tanpa sepengetahuan Anda. Itulah batas antara "kepemilikan nominal" dan "kehilangan kendali aktual".

Cloud internal atau eksternal: Siapa yang memegang kekuatan data?

Di Vietnam, penggunaan cloud bukan lagi pilihan pribadi, melainkan telah menjadi tren umum dalam kehidupan dan pekerjaan. Namun, mayoritas pangsa pasar masih dikuasai oleh layanan asing seperti Google, Microsoft, atau Amazon Web Services.

Platform cloud domestik seperti VNPT Cloud, Viettel Cloud atau VNG Cloud berkembang pesat dalam hal infrastruktur, tetapi masih kesulitan membangun ekosistem yang cukup kompetitif dan menarik kepercayaan pengguna individu.

Sementara itu, peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang Keamanan Siber atau Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2023 tentang Perlindungan Data Pribadi telah dengan jelas menyatakan tanggung jawab untuk menyimpan data penting di dalam negeri. Namun, masih ada satu pertanyaan: apakah pengguna individu benar-benar terlindungi dan memiliki kendali atas data mereka?

Realitas menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna hanya percaya bahwa "apa yang menjadi milikku adalah milikku", tanpa mengantisipasi situasi di mana akses ke aset digital mereka sendiri terputus.

Data tidak lagi berada di perangkat pribadi, tidak dienkripsi secara independen, dan tidak memiliki salinan cadangan. Ini adalah tiga kelemahan kritis di era digital saat ini. Dan perlu diingat bahwa pengguna tidak selalu bersalah. Perubahan kecil pada algoritma, perubahan kebijakan, atau tindakan otomatis dari sistem dapat sepenuhnya memblokir akses ke data, tanpa perdebatan atau "persidangan".

Data saat ini lebih dari sekadar informasi, melainkan memori, upaya, identitas, dan kekuatan. Namun di dunia digital, kekuatan tersebut dipegang oleh banyak orang tanpa mereka sadari, hingga mereka kehilangan akses ke aset mereka sendiri.

Kenyamanan cloud memang tak terbantahkan, tetapi karena begitu mudahnya, kita jadi lupa akan keterbatasan dan potensi risikonya. Di era "hidup di cloud", jangan biarkan hal-hal terpenting lepas dari tangan Anda hanya karena subjektivitas.

Cara menjaga keamanan data saat menggunakan cloud

- Selalu miliki salinan cadangan: Jangan hanya menyimpannya di cloud, simpan juga di USB atau hard drive.

- Lindungi file pribadi dengan kata sandi: Gunakan WinRAR, PDF atau perangkat lunak yang tersedia untuk mengenkripsi.

- Prioritaskan layanan cloud dengan server yang berlokasi di Vietnam: Seperti VNPT Cloud, Viettel Cloud, mudah diberikan dukungan saat ada masalah.

- Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA): Membantu melindungi akun Anda jika kata sandi Anda terekspos.

- Baca ketentuan penggunaan dengan saksama: Ketahui hak apa yang Anda miliki atas data Anda.

Kembali ke topik
DUA PIKIRAN

Sumber: https://tuoitre.vn/du-lieu-tren-cloud-ban-co-that-su-quan-ly-2025071115145279.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk