
Miliaran dari kebun durian
Lahir pada tahun 1964 di Nam Dinh (lama), pada tahun 1977, Bapak Tuyen mengikuti keluarganya ke Selatan untuk memulai kegiatan ekonomi baru. Setelah bertahun-tahun berkelana dari Ca Mau ke Dong Nai, pada tahun 1994, beliau memilih komune Bao Lam 3 sebagai tempat untuk memulai usaha. "Saat itu, tempat ini masih liar, jalannya sulit, tetapi tanahnya subur. Saya pikir, selama saya bekerja keras, saya akan hidup sejahtera," kenangnya.
Dengan tabungannya, ia membeli lebih dari 1,6 hektar lahan untuk menanam kopi dan murbei guna beternak ulat sutera. Tahun-tahun pertama memang sulit, tetapi ia dan keluarganya selalu berusaha keras, sehingga kehidupan mereka perlahan membaik. Tak berhenti di situ, ia terus berjuang mencari cara baru untuk meningkatkan pendapatan. Pada tahun 2018, menyadari potensi besar pohon durian, ia dengan berani mengalihfungsikan seluruh lahan untuk menanam jenis pohon ini. Awalnya, karena kurangnya pengalaman, kebun durian keluarganya tidak mencapai hasil yang diinginkan, tetapi ia tidak menyerah. "Setiap panen adalah pelajaran dari kenyataan, jadi saya pergi ke mana-mana untuk belajar, menyesuaikan metode perawatannya, dan pohon durian itu tidak mengecewakan pemiliknya," ujar Bapak Tuyen.
Ia menerapkan teknik-teknik baru pada kebun duriannya, memasang sistem irigasi otomatis, memprioritaskan penggunaan pupuk organik, dan memantau setiap tahap pertumbuhan pohon secara ketat. Berkat itu, lebih dari 3,2 hektar kebun durian, terutama varietas Mongthong Thai, milik keluarganya, menghasilkan hasil panen yang tinggi dan stabil. Pada tahun 2023, Bapak Tuyen memanen 53 ton durian senilai 3,7 miliar VND. Pada tahun 2024, kebun keluarganya mencapai 64 ton, menghasilkan pendapatan sekitar 4,2 miliar VND. Tak hanya memperkaya keluarganya, ia juga bersedia berbagi pengalaman agar masyarakat dapat berkembang bersama, menganggapnya sebagai cara untuk "hidup sejahtera bersama".
Menghubungkan umat paroki dengan pemerintah
Selain menjadi pengusaha yang handal, Bapak Nguyen Xuan Tuyen juga dicintai oleh masyarakat atas antusiasme, keceriaan, dan dedikasinya kepada masyarakat. Sebagai Ketua Dewan Paroki Loc Nam, yang beranggotakan hampir 5.000 umat, sekitar 2.000 di antaranya adalah suku K'ho, beliau telah menjadi "jembatan" yang andal antara paroki, umat, dan pemerintah. Meskipun sibuk bertani, beliau tetap tak ragu untuk melakukan berbagai kegiatan sosial, mulai dari memobilisasi masyarakat untuk merespons gerakan pembangunan pedesaan baru, menjaga lingkungan, menjaga keamanan dan ketertiban, hingga menghubungkan dan menggalang dana untuk membantu mereka yang berada dalam kesulitan, dan membantu siswa miskin mengatasi kesulitan. Dengan wibawa dan ketulusan beliau, seruan beliau selalu mendapat dukungan tinggi dari masyarakat.
Khususnya, hanya dalam 2 tahun terakhir, ia telah bangkit untuk menghubungkan dan memobilisasi pembangunan rumah amal, memberikan 200 hadiah kepada siswa di daerah etnis minoritas, menyumbang 5 juta VND untuk dana beasiswa lokal, dan segera membantu banyak situasi sulit lainnya. Baginya, "bekerja untuk membawa hal-hal baik kepada semua orang adalah sukacita dan kebahagiaan saya."
Berbagi tentang Bapak Nguyen Xuan Tuyen, Bapak Nguyen Van Mui - Sekretaris Sel Partai Desa 7, Komune Bao Lam 3, mengatakan: “Bapak Tuyen adalah contoh nyata dalam Gerakan Emulasi Patriotik periode 2020-2025. Dalam setiap gerakan atau kegiatan desa atau komune, beliau berpartisipasi aktif, berkontribusi dalam menciptakan suasana solidaritas dan saling mencintai. Beliau selalu dengan antusias mendampingi pemerintah daerah dalam kegiatan propaganda dan mobilisasi, membantu kehidupan desa dan dusun untuk semakin membaik dari hari ke hari.”
Dari nol, dengan tekad dan tekad yang kuat, Pak Tuyen telah membangun lahan luas untuk dirinya sendiri dengan kebun durian senilai miliaran dolar. Namun, nilai terbesarnya terletak pada kecintaannya pada berbagi, keterikatannya pada komunitas, dan dengan sepenuh hati menggerakkan orang-orang untuk bersatu membangun kehidupan baru di wilayah tersebut.
Sumber: https://baolamdong.vn/cau-noi-nghia-tinh-o-bao-lam-3-387552.html
Komentar (0)